Kejurda Tinju DIY: Gunungkidul Turunkan 3 Petinju

oleh -
iklan dispar

PLAYEN, (KH)— Turnamen Kejuaraan Tinju Amatir dalam rangka Kejuaraan Daerah (KEJURDA) DIY mulai digelar di Gedung Olahraga Siyono Playen malam ini. Turnamen Kejuaraan yang diadakan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) DIY ini diikuti oleh 41 peserta dari 5 Kabupaten dan 1 Kota yang terbagi menjadi 2 kelas yakni kelas Yunior dan Senior. Turnamen sendiri di mulai sejak kemarin dan final akan dilaksanakan hari Minggu besok yang menggunakan sistem gugur dengan 3 ronde.
Ketua Panitia Ternalem mengungkapkan, olahraga tinju di Indonesia mungkin kurang menarik perhatian, masih kalah jauh dibandingkan olahraga lainnya, seperti sepak bola dan bulutangkis. Kendati demikian, Ternalem menjelaskan, bahwa saat ini olah raga ini sudah mulai dapat diterima dan peminatnya pun cukup meningkat.
“Turnamen ini untuk mencari potensi petinju dari berbagai daerah, yang nantinya akan disaring untuk mengikuti kejuraraan nasional untuk mewakili DIY,” katanya.
Untuk penilaiannya sendiri, selain dengan juara petinju terbaik juga terdapat penilaian dari petnju harapan dan petinju favorit. “Kami juga melakukan pemantauan selain dari petinju yang menjadi juara, juga petinju harapan dan favorit perlu mendapatkan perhatian,” jelas Ternalem.
Gunungkidul sendiri mengirimkan 3 petinju di mana satu di antaranya petinju senior. Dari ketiga petinju tersebut, hanya ada satu petinju dari Gunungkidul yang lolos ke babak selanjutnya. “Dari Gunungkidul yang lolos ke babak selanjutnya adalah Mansyur dari kelas senior yang akan berhadapan dengan Sulakmono dari Kabupaten Bantul,” imbuhnya.
Lebih lanjut Ternalem menyampaikan kegembiraannya, karena pada tahun ini sudah terbentuk organisasi Pertina di Gunungkidul dan mengirimkan 3 peserta tinju. “Harapannya, olahraga tinju di Gunungkidul akan terus berkembang, dan peminatnya pun ikut bertambah pada kejurda selanjutnya,” terangnya.
“Semoga dengan terbentuknya Pertina Gunungkidul menjadikan sebuah jalan untuk potensi petinju yang ada di Gunungkidul,” pungkasnya.(Atmaja/Tty)

Komentar

Komentar