Praktisi Pertanian Yogyakarta Menarik Perhatian Warga Pencil

oleh -
iklan dispar

SEMIN, kabarhadayani.– Praktisi Pertanian Yogyakarta Menarik Perhatian Warga Pencil, Ir. Fajar Basoeki menarik perhatian warga Padukuhan Pencil, Desa Bendung, Kecamatan Semin. Sejak pukul 19.00 WIB, Senin (19/5/2014) masyarakat Padukuhan Pencil sudah menanti kedatangan guru besar dari UGM tersebut. Setelah satu jam menunggu akhirnya Ir. Fajar Basoeki datang dan langsung disambut hangat oleh warga.

Ir. Fajar Basoeki datang ke Padukuhan Pencil dalam rangka memberikan sosialisasi tentang pemberdayaan lingkungan. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Padukuhan Pencil bekerjasama dengan warga setempat. Dalam materinya Ir. Fajar Basoeki mengajak warga untuk memanfaatkan kotoran hewan sebagai pupuk organik.

“Sekarang ini sebagian besar tanah menjadi tandus, hal ini disebabkan karena terlalu banyak menggunakan pupuk kimia. Nah untuk mengembalikan kesuburan tanah maka diperlukan pupuk organik. Kita bisa membuat pupuk organik menggunakan pupuk kandang dengan cara fermentasi,”jelasnya.

Ir. Fajar Basoeki juga menjelaskan bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam proses fermentasi beserta cara pembuatannya. Selain itu dirinya juga menjelaskan bagaimana cara mengelola sampah dengan benar. Hal ini disampaikannya karena belum banyak masyarakat yang mengetahui cara memperlakukan sampah dengan benar agar tidak menggangu kesehatan.

“Banyak yang belum tahu bagaimana memperlakukan sampah. Sampah memang identik dengan sesuatu yang kotor, namun tidak sepenuhnya seperti itu. Sampah kering seperti dedaunan bisa kita gunakan untuk pupuk. Kemudian sampah seperti plastik bisa digunakan untuk bahan kerajinan seperti bros dari plastik,tas,menjadi bahan bakar, campuran membuat batako dan masih banyak lagi yang mempunyai nilai jual,” tambahnya.

Sementara itu Dwi Arifin, mahasiswa KKN Padepokan 67 sekaligus panitia kegiatan tersebut  berharap dengan kegiatan ini masyarakat bisa lebih paham tentang bagaimana memberdayakan lingkungan.

“Kami menyelenggarakan kegiatan ini juga atas permintaan warga, jadi besar harapan kami agar mereka semakin paham tentang bagaimana memanfaatkan lingkungan,” harapnya.

Kegiatan tersebut berakhir pukul 22.00 Wib namun warga masih terlihat penasaran dengan materi yang dibawakan. Oleh karena itu Ir. Fajar Basoeki berjanji akan kembali lagi dan mempraktekan materi yang disampaikan bersama warga. (Sidik/Hfs)

Komentar

Komentar