Pohon Tumbang Timpa Truk, Sopir Tergencet

oleh -
Truk tertinpa pohon . Foto : Kandar
iklan dispar
Pohong tumbang menghalangi jalan. Foto : Kandar
Pohong tumbang menghalangi jalan. Foto : Kandar

PALIYAN, (KH) — Akibat angin kencang sebuah pohon besar tumbang dan menimpa sebuah truk bernopol AB 8290 CD yang sedang melintas, dan mengakibatkan seorang sopir tergencet, sedangkan rekannya berhasil keluar. Kejadian terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di ruas jalan Paliyan – Playen, Cangkring, Desa Karangasem, Paliyan, Senin, (23/02/2015).

Sementara warga dan pengendara yang melintas berupaya menolong, sopir yang belakangan diketahui bernama Yanto terus meminta tolong lantaran kesakitan. Setelah satu persatu ranting pohon yang besar berhasil dipotong dan disingkirkan, korban berhasil dikeluarkan lalu dilarikan menggunakan ambulan untuk mendapatkan penanganan.

Kejadian tersebut mengakibatkan lalu lintas Paliyan-Playen lumpuh beberapa saat. Upaya evakuasi korban beserta truk memakan waktu sekitar 2 jam. “Angin dari arah barat, meski tidak berlangsung lama tapi sangat kencang, setelah menimpa truk disusul teriakan minta tolong,” ujar Daryono salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.

Belum diketahui secara pasti kondisi korban, menurut keterangan beberapa saksi mata terdapat luka di bagian muka, tangan dan kaki. Kondisi truk milik warga Wiyoko, Playen mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.

Istri Daryono mengungkapkan, selain angin yang kencang, kondisi akar pohon telah lapuk. Dirinya menambahkan, sebenarnya sebagian besar pohon flamboyan yang berderet di ruas jalan tersebut berumur tua serta banyak di antaranya mengalami pelapukan di bagian akar.

Sementara itu, Defri pemuda asal Krambilsawit, Saptosari urung mencari kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Kantor Pajak Wonosari. Rencananya kartu tersebut akan dipergunakannya sebagai syarat masuk kerja keesokan harinya. Pada saat kejadian dirinya berteduh di sebuah kios di seberang jalan. Ranting pohon yang panjang menghantam atap kios berbahan asbes sehingga mengenai dirinya dan sepeda motornya.

“Tidak membawa mantel hujan, sehingga saya berteduh. Untung saya tidak jadi melepas helm, saat kejadian secara reflek saya menuduk dan melindungi kepala,” ucapnya dengan raut muka cemas.

Ia bersyukur selamat dari bencana tersebut, tidak terdapat luka di tubuhnya. Kejadian itu mengakibatkan, beberapa bagian sepeda motornya sedikit mengalami kerusakan. Setelah dimintai keterangan pihak berwajib dirinya kembali pulang. (Kandar/Tty).

Komentar

Komentar