Perangkat Desa Karangrejek Dituntut Mundur, Ini Tanggapan Kades

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, Kabarhandayani.– Tuntutan mundur yang dilakukan puluhan warga terhadap salah satu perangkat di Desa Karangrejek,  Kecamatan Wonosari, mendapatkan tanggapan dari Kepala Desa Karangrejek, Marjana. Tuntutan ini terkait kasus asusila yang dilakukan oleh seorang Dukuh berinisial Mg yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Sejumlah puluhan warga perwakilan masyarakat, Senin (19/5/2014) mendatangai Kantor Kepala Desa Karangrejek mengajukan mosi tidak percaya dan menuntut dukuh tersebut mengundurkan diri.

“Intinya kami akan menampung dan membahasnya semua aduan warga tadi. Besok (Selasa, 20/5/2014.red) kita akan undang pihak yang dituntut, anggota BPD, LPMD, semua perangkat desa, dan tokoh masyarakat untuk membahas tuntutan warga ini. Tadi warga mengajukan mosi tidak percaya terhadap Dukuh Mg dan dituntut segera mundur,” jelas Marjana, Senin (19/5/2014).

Marjana melanjutkan, dirinya telah berkoordinasi dengan Camat Wonosari dan Kasi Pemerintahan Kantor Kecamatan Wonosari dalam menangani hal ini. Keresahan warga tentang tindakan asusila Mg sebenarnya telah muncul sejak lama sehingga Marjana sempat mendapatkan aduan masyarakat tentang hal ini sebelumnya. Bahkan sebelum tuntutan mundur dari warga terjadi hari ini, mediasi antara Marjana selaku pemerintah desa terhadap Mg juga telah dilakukan. Mediasi itu menghasilkan kesepakatan Dukuh Mg sanggup mengundurkan diri melalui surat pernyataan. Namun beberapa hari kemudian, lanjut Margana, pernyataan pengunduran itu dicabut pihak yang bersangkutan.

Menurut Marjana, bila tuntutan warga ini tidak ditindak lanjuti akan memberikan dampak negatif terhadap jalannya pemerintahan desa. Hal ini dikarenakan adanya ancaman aksi pengunduran diri dari ketua RT, ketua RW, PKK dan berbagai elemen pemerintahan di padukuhan bersangkutan bila dukuh Mg masih tetap menjabat.

“Masalah ini sebenarnya sudah lama dipendam masyarakat. Jadi mosi tidak percaya masyarakat kali ini begitu sangat besar,” pungkasnya. (Sumaryanto/Jjw)

Komentar

Komentar