Pengacara Subagiyo Layangkan Nota Keberatan

oleh -
iklan dispar

WONOSARI,kabarhandayani.— Kepada Mapolres Gunungkidul, Senin (22/9/2014), pengacara Bagiyo, Achiel Suyanto melayangkan nota keberatan dan permohonan kejelasan kasus penetapan Ketua Pokdarwis Goa Pindul, Bagiyo menjadi tersangka.
Nota keberatan nomor 108/Ad.AS/NK/IX/2014, menjelaskan keberatan atas pengalihan status Bagiyo yang awalnya saksi dan kini menjadi tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana Pengusahaan Sumber Daya Air Tanpa Ijin sebagai mana diatur dalam ketentuan Pasal 94 ayat (3) huruf b UU No.7 tahun 2014, Tentang Sumber Daya Air.
Dalam nota keberatan yang dikirim, pihak pengacara Bagiyo meminta Kepolisian mengkaji ulang Pasal 94 UU No.7 Tahun 2014 yang termasuk dalam “delik aduan”, di antaranya, apa hubungnnya antara pengadu dengan objek prasarana sumberdaya air dan hubungan sebab akibat (casual verband) antara kerugian dimaksud objek yang dilaporkan telah dimanfaatkan/ diusahakan tanpa ijin.
“Tidak ada kasus pemanfaatan sarana yang ada di Goa Pindul, oleh karenanya sebelum dapat dijelaskan kedudukan hukum (legal standing) Pengadu/Pelapor atas objek wisata Goa Pindul, kami sangat keberatan dengan pemanggilan tersangka,” kata achiel, kepada sejumlah awak media, Senin (22/9/2014).
Acheil secara tegas mengungkapkan, pelanggaran pidana dengan pasal yang diadukan tersebut adalah amat sangat tidak tepat. Pihaknya mengaku akan menempuh jalur hukum atas hal tersebut.  Dalam kesempatan tersebut Achiel berharap pihak kepolisian tidak gegabah dalam menjalankan tugas terkait aduan dari masyaraakat.
“Tugas polisi memang melayani aduan yang masuk dari masyarakat, tetapi jelas bahwa kedudukan tersangka dalam pengolahan Sumber Daya Air yang ada di kawasan Goa Pindul sesuai dengan keputusan bupati Gunungkidul No. 316/KTPS/2013 tanggal 22 oktober 2013,” ungkapnya.
Dikatakan, selain Surat Keputusan Bupati, Keterlibatan Bagiyo dalam upaya pengelolaan Goa Pindul berdasar atas keputusan Dinas Pariwisata dan Kepariwisataan Kabupaten Gunungkidul No. 011/KTPS/2014 tanggal 05 Maret 2014 tentang Penetapan Kelompok Sadar Wisata Dewa Bejo- Desa Bejiharjo- Kecamatan Karangmojo, Gunuungkidul.
Achiel menilai penetapan Bagiyo sebagai tersangka adalah merupakan kekeliruan (eror in persona) karena pengelola kontruksi Sumber Data Air Goa Pindul adalah kelompok usaha Dewa Bejo dan bukan tersangka secara pribadi.
“Pengusahaan sumber daya air oleh kelompok sadar wisata Dewa Bejo adalah atas dasar yuridis Surat Keputusan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, sehingga keberadaan pengelolaan adalah sah dan legal sehingga tida ada unsur tindak pidana,” paparnya.
Dengan dasar tersebut, Achiel mengaku, belum akan menghadirkan tersangka untuk diperiksa sebelum jelas apa dasar pengaduan oleh pihak Atik Damayanti. Pihak pengacara Bagiyo dengan nota keberatan akan tetap meminta kejelasan pihak kepolisian. “Kepolisian harus berhati-hati jangan sampai masalah ini merugikan instansi kepolisian,” kata dia.
Sementara, Bagiyo saat ditemui seusai mendatangi Mapolres Gunungkidul mengaku siap mengikuti segala proses hukum yang berlaku, tidak memungkiri pihaknya mengaku seluruh anggota keluarganya tertekan karena masalah tersebut.
Bagiyo juga mengaku, selama mengangkat pindul sebagai pengelola, pihaknya sudah pernah mendapat pemeriksaan polisi terkait kasu tersebut sebanyak 16 kali dengan 7 Laporan Polisi (LP) yang berbeda. “Yang bikin saya kuat menjalani segalanya adalah keluarga saya dan masyarakat yang selama ini mengantungkan hidupnya melalui  Goa Pindul,” kata Bagiyo dengan mata berbinar.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar