Pencuri Beraksi Saat Penjaga Malam Lengah

oleh -
iklan dispar
pencurian-komputer
Casing komputer yang ditinggal pencuri. Foto : Juju.

PLAYEN, (KH) — Dua sekolah di Kecamatan Playen menjadi sasaran pencuri. Belasan Central Processing Unit (CPU) dan Monitor jenis LCD lenyap dibawa pelaku. Aksi ini diduga dilakukan oleh komplotan spesialis pencuri sekolah.

Di SMAN 1 Playen (SMA Plembutan) kawanan pencuri berhasil menggondol 17 CPU dan 18 LCD Monitor. Modus pelaku dalam melakukan aksinya dengan mencongkel pintu dan merusak gembok dengan benda keras.

Sementara di SD Plembutan yang jaraknya tidak jauh dari lokasi pertama, pencuri yang diduga lebih dari satu orang ini berhasil membawa 1 unit CPU dan 2 unit Monitor LCD. Anehnya, kawanan pencuri tersebut hanya mengambil komponen CPU dan Casingnya ditinggal di area persawahan.

Salah seorang penjaga sekolah SMAN 1 Playen Zainal mengatakan, aksi pencurian tersebut diketahui pagi tadi Jumat (26/2/2015) sekitar pukul 06.00 WIB saat salah satu staf sekolah tersebut melihat cassing CPU berserakan di selatan lab komputer atau dekat sawah.

Saat itu juga langsung dilakukan pengecekan. Hasilnya, ruang lap komputer sudah dalam keadaan berantakan. Penjaga malam dan salah satu staf SMA tersebut juga sudah mendapati pintu dalam keadaan rusak.

“Saat kita cek, ruang lap komputer sudah acak-acakan, sementara di sebelah selatan sekolah puluhan cassing CPU terlihat berserakan, terus kita lapor Polisi,” kata Zaenal saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat siang (26/2/2015).

Zainal mengatakan, sekitar pukul 02.00 WIB dirinya dan beberapa rekan penjaga malam lainya sempat melakukan patroli berkeliling sekolah. Saat itu dia sempat mengecek lap komputer masih terkuci rapat. “Kemungkinan maling melancarkan aksinya saat kita sedang istirahat,” katanya.

Sementara Kapolsek Playen, Ajun Komisaris Polisi Joko Utomo saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan, pencurian yang terjadi di SMAN 1 Playen dan SD Plembutan diduga waktunya hampir bersamaan. Ia menduga pencurian dilakukan oleh spesialis pencuri sekolah.

“Dari bekas yang ditinggalkan, pencuri ini sudah profesional, sebab komponen komputer yang diambil yang mempunyai harga tinggi. Dari bekas yang ditinggalkan, pelaku tergolong sangat berpengalaman,” jelasnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, sejumalah cassing CPU yang ditinggalkan pelaku dibawa ke Mapolres Gunungkidul. Kepolisian kini terus mendalami pelakunya. “Masih kita selidiki,” pungkasnya. (Juju/Tty)

 

Komentar

Komentar