TNI Siap Awasi Distribusi Pupuk dan Bibit

oleh -
iklan dispar
MoU
Penandatangan MOU TNI Pemkab Gunungkidul. Foto : Juju

WONOSARI, (KH) — Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD Kodim 0730 Gunungkidul siap terjun ke masyarakat khususnya ke sejumlah kelompok Tani. Hal ini dilakukan untuk meninjak lanjuti perintah Presiden RI untuk membantu petani sehingga terwujud swasembada pangan.

Komandan Kodim 0730 Letnan Kolonel Arh. Herman Toni mengatakan, seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) di jajaran Kodim 0730 Gunungkidul kini wajib membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian.

“TNI akan menjadi pendamping petani untuk meningkatkan hasil pertanian, sehingga berdampak pada peningkatan hasil pertanian,” kata Herman Toni usai Pendatanganan MOU kerjasama peningkatan produksi tanaman pangan di Kabupaten Gunungkidul, Jumat (26/2/2015).

Toni mengungkapkan, sebelum terjun ke masyarakat Babinsa telah diikutkan dalam pelatihan, sehingga mereka mampu memberikan contoh yang baik kepada petani dalam pengelolaan dan perawataan pertanian. Dalam MOU yang ditandatangani di Ruang Rapat Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura (TPH) tersebut, TNI akan melakukan pendampingan dan pengawalan pada petani.

“TNI juga akan membantu bibit, ikut mengawasi distribusi pupuk, memberikan alat pertanian (traktor) dan membangun irigasi di Daerah Kedung Keris, Kecamatan Nglipar. Pembangunan akan dilakukan mulai Tanggal 1-7 Maret mendatang,” ungkap Toni

Sementara Bupati Gunungkidul Hj. Badingah berharap, sinergitas TNI dan petani dapat mewujudkan swasembada pangan di Gunungkidul. Tidak hanya bergantung pada beras,  Pemkab juga terus berupaya meningkatkan produktivitas bahan pangan non beras seperti ubi kayu, kedelai serta produk pala wija.

“Saya berharap penyuluh pertanian dan Kodim 0730 menjadi pendamping masyarakat dalam bertani. Tentunya mulai dari proses pembibitan, perawatan hingga pasca panen, sehingga program swasembada regional dapat terwujud guna mendukung swasembada nasioanal,” katanya. (Juju/Tty)

Komentar

Komentar