Daerah Rawan Pangan, Mendapatkan Bansos 50 juta Melalui Program LAPM

oleh -
iklan dispar
Ir.-Agus-Mulyono-kabid.-distribusi-BKPP-DIY
Sosialisasi Akses Pangan Masyarakat. Foto : Gemma

Wonosari, (KH) — Gapoktan di Gunungkidul mendapatkan bantuan program Lembaga Akses Pangan Masyarakat (LAPM) masing-masing sebesar 50 juta rupiah (26/02/2015)

Bertempat di Rumah Makan Joglo Resto ringroad selatan Wonosari, 30 peserta terdiri dari 5 gapoktan mengikuti sosialisasi program fasilitasi LAPM.

Gapoktan yang berkesempatan mendapatkan bantuan tersebut, antara lain gapoktan dari Desa Ngawis Karangmojo, Karangwuni Rongkop, Sidoharjo Tepus, Sumberwungu Tepus, Karangtengah, Wonosari. Mereka terpilih Berdasarkan peta rawan pangan Tahun 2013 menurut Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP).

“program dari LAPM merupakan program yg bertujuan untuk mendekatkan akses pangan atau memudahkn masyarakat dalam mengakses pangan, khususnya bagi masyarakat miskin; khususnya bagi daerah rawan pangan” ujar Nurcholis, kasubid. ketersediaan BP2KP.

Masing-masing Gapoktan tersebut mendapatkan bantuan sosial sebesar 50 juta rupiah. “nantinya dana tersebut untuk usaha jual beli bahan pangan pokok, untuk memudahkan akses pangan pada masyarakat miskin,” tambahnya.

Bantuan tersebut dikelola oleh unit akses pangan yang masuk dalam struktur gapoktan, dibantu oleh cluster-cluster yg ada di tingkat pedukuhan.

“Cluster-cluster tersebut mendata kebutuhan bahan pangan masyarakat miskin lewat dasa wisma, kader posyandu, dan RT masing-masing. kemudian cluster-cluster tersebut melaporkan pada unit akses pangan, dan akses pangan berusaha memenuhi kebutuhan tersebut dengan diusahakan harganya lebih murah dari pada harga di lingkungan setempat” paparnya.

Acara ini dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Pertanian (BKPP) DIY bekerjasama dengan BP2KP.

pemateri pada sosialisasi tersebut antara lain Kabid. distribusi BKPP DIY Ir.Agus Mulyono, dan kepala BP2KP I Ketut Santosa SE. Msi.

Mulai dari Tahun 2010 sampai 2015 ini, LAPM yang ditumbuhkan di Kab. Gunungkidul sudah berjumlah 27 gapoktan. sumber dana dr program LAPM ini adalah dari APBD DIY. (Gemma/Tty)

 

Komentar

Komentar