Pedagang Cilok Cantik Pergi Tanpa Pamit, Suaminya Lapor Polisi

oleh -
Orang hilang
Ima Wulaningsih (21), pedagang cilok yang menghilang. (Istimewa)

WONOSARI, (KH),– Ima Wulaningsih (21), pedagang cilok yang sempat viral karena kecantikannya dikabarkan pergi dari rumah tanpa pamit. Kepergian Ima ini kemudian dilaporkan oleh suaminya Ujang Setyandi (22) ke Mapolsek Wonosari, Gunungkidul.

Ima memang sempat viral beberapa waktu lalu. Ima viral sebagai seorang wanita cantik yang berjualan cilok di SPBU Sumber Wungu, Jalan Baron.

Ima sendiri berasal dari Padukuhan Karangduwet, Kalurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul. Dia menikah dengan Ujang Setyandi. Mereka tinggal di Padukuhan Selang V, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul.

Awal kejadian, seperti yang diceritakan oleh Ujang, istrinya sudah pergi dari rumah tanpa pamit sejak Minggu (6/6/2021) dini hari kemarin.

“Istri saya pergi tanpa pamit, sebelum pergi dia tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Rumah tangga belakangan berjalan normal. Memang pada Sabtu malam, istri saya pamit pergi ke salon,” ujar Ujang.

Ujang melanjutkan, bahwa istrinya tidak pernah meminta apa-apa. Selama ini mereka menjalani kehidupan rumah tangga seperti biasa.

“Tak ada kata-kata apapun sebelum pergi, semuanya dalam keadaan baik-baik saja,” kata Ujang mengulangi.

Disinggung soal ekonomi, Ujang mengaku selama ini bekerja dengan gigih untuk mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Siang hari ia bekerja di toko bangunan. Lantas malam harinya ia masih menyempatkan membuka bengkel di rumahnya.

“Kami memang belum dikaruniai momongan, kami menikah baru 1,5 tahun ini,” lanjut Ujang.

Ujang menceritakan, sejak menikah dia dan istrinya tinggal di Padukuhan Selang V, Kalurahan Selang, Kapanewonan Wonosari. Di rumah itu, mereka tinggal bersama orang tua dan adiknya.

“Istri saya pergi dari rumah Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Orang tua dan adik saya tidak ada yang tahu kepergiannya,” lanjut Ujang lagi.

Saat bangun tidur, Ujang kebingungan mencari keberadaan istrinya, semua pintu dan jendela masih terkunci dari dalam.

“Saya heran, istri saya keluar rumah dari mana, semua pintu dan jendela terkunci dari dalam, sementara istri saya tidak punya kunci serep,” sambungnya heran.

Dicari tak kunjung ketemu, Ujang lantas mencari keberadaan istrinya di rumah asalnya, di Padukuhan Karangduwet, Kalurahan Karangrejek, Kapanewonan Wonosari. Namun, Ujang tak menemukan keberadaan istrinya.

“Saya sudah mencari kemana-mana, sudah bertanya ke orang pintar, akhirnya saya putuskan untuk melaporkan hal ini ke Polsek Wonosari,” lanjutnya.

Ada sedikit titik terang yang didapat Ujang dari tetangganya.

“Tetangga saya bilang, pada Minggu dini hari ketika istrinya pergi dari rumah, dia melihat sebuah mobil berhenti tak jauh dari rumah saya,” terang dia.

Akan tetapi, tidak ada keterangan lain tentang keberadaan mobil yang berhenti di dekat rumah Ujang.

Ujang melanjutkan bahwa Istrinya pergi tidak membawa apa-apa. Hanya gamis coklat yang dikenakan. Dalam ceritanya, Ujang berterus terang, bahwa kepergian istrinya ini bukan kali pertama dilakukan.

“Beberapa waktu lalu istri saya memang sempat menghilang namun sudah kembali lagi ke rumah. Bagaimanapun saya tetap berharap, istri saya mau pulang dan berkumpul kembali di rumah,” harapnya. (Edi Padmo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar