Alami Tabrakan di Wonosari, Seorang Dokter Asal Sleman Meninggal Dunia

oleh -
Kecelakaan lalu lintas
Kondisi kendaraan usai terlibat kecelakaan lalu lintas. (Istimewa)

WONOSARI, (KH),— Kecelakaan maut yang melibatkan dua buah kendaraan terjadi di ruas jalan Wonosari-Nglipar tepatnya di Padukuhan Gelung, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Kamis (10/06/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Tabrakan antara Truk bermuatan kayu dan mobil Toyota Calya yang berpenumpang dua orang ini, menewaskan salah seorang penumpang Toyota Calya, yang diketahui adalah seorang Dokter asal Kabupaten Sleman.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, korban meninggal dunia adalah Lucas Budi Gunawan (92), warga Kabupaten Sleman. Ia menemui ajal setelah mengalami luka cukup serius di bagian kepalanya akibat benturan keras yang terjadi.

“Kejadian berawal saat truk dengan nomor Polisi AD 1371 JR yang bermuatan kayu dikemudikan oleh Agus Supriyono (48), warga Padukuhan Candi, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan, melaju dari arah Nglipar menuju Wonosari,” terang Suryanto.

Suryanto melanjutkan, sesampainya di sekitar lokasi kejadian, dari arah Wonosari melaju sebuah mobil Calya nopol SB 1498 OJ yang dikemudikan oleh Moch. Sukardi (65), warga Blunyahrejo, Karangwaru, Yogyakarta.

“Saat itu mobil Calya melaju dengan kecepatan tinggi dan berjalan terlalu ke tengah sehingga saat berpapasan tidak bisa menghindari kendaraan dari arah berlawanan,” imbuh Suryanto lagi.

Karena jarak terlalu dekat, pengemudi truk berusaha membanting stir. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan tabrakan tidak bisa dihindari.

“Pengemudi Calya juga sempat melakukan manuver, kendaraannya terbalik setelah bertabrakan, dan posisinya terperosok ke betengan/talud jalan,” terang dia.

Benturan keras yang terjadi mengakibatkan penumpang mobil Calya mengalami luka-luka serius. Korban yang meninggal dunia tersebut diketahui duduk di samping sopir.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun karena luka di kepalanya serius, beberapa saat kemudian korban dinyatakan meninggal dunia,” imbuhnya.

Penumpang yang lain, Suyatmi (52), warga Kotagede, mengalami memar di lengan dan pusing. Ia dalam kondisi sadar dan saat ini masih dirawat di RSUD Wonosari.

Sopir Cayla mengalami luka ringan, dan rawat jalan setelah dari rumah sakit. Sementara sopir Truk, tidak mengalami luka yang berarti.
Kedua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan

“Selain menelan korban jiwa, kerugian materi ditaksir sekitar Rp.10 juta. Saat ini kedua kendaraan telah diamankan oleh pihak kepolisian,” pungkas Suryanto. (Edi Padmo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar