Panen Padi di Gunungkidul Capai 47.000 Hektar

oleh -
Padi
Panen padi di wilayah Wonosari, Gunungkidul. (KH)
iklan golkar idup fitri

GUNUNGKIDUL, (KH),– Petani di Gunungkidul telah memulai panen padi. Tahun ini lahan yang dipanen mencapai puluhan ribu hektar.

“Panen pertama tahum ini luasannya mencapai 47.925 hektare. Dari beberapa kapanewon hasil ubinan menghasilkan 8,64 ton per hektar,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Rismiyadi, Minggu, (20/2/2022).

Dengan hasil ubinan tersebut prediksi pendapatan kotor yang diperoleh dari panenan padi mencapai Rp43 juta per hektar. Dengan estimasi biaya produksi mencapai Rp16 juta per hektar maka pendapatan bersih petani mencapai Rp27 juta per hektarnya.

Dia mengungkapkan, panen padi tahap pertama diprediksi selesai sekitar akhir Februari hingga awal Maret. Sejauh ini lahan padi telah dipanen seluas 4.678 hektar baik padi gogo maupun padi sawah serta tadah hujan.

Setelah panen tahap pertama, petani akan kembali beraktivitas menanam pada musim tanam ke dua. Musim tanam ke dua ini dapat berlangsung bagi lahan yang memiliki ketersediaan air untuk irigasi.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengaku akan terus memberikan dukungan terhadap kelangsungan pertanian melalui berbagai program. Diantaranya yang telah berjalan yakni pembuatan dam parit guna pemenuhan irigasi. Dia menilai sektor pertanian cukup tangguh menghadapi pandemi COVI-19.

“Sektor pertanian tak begitu terdampak dengan adanya Pandemi COVID-19,” kata dia. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar