Pacu Semangat Petani Gunungkidul, 43 Unit Alsintan Diserahkan

oleh -
Penyerahan Alsintan ke Poktan di Gunungkidul. (dok. DPP Gunungkidul)
iklan dispar

WONOSARI, (KH),– Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul menyalurkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) di Gunungkidul, Selasa, (9/6/2020). Bantuan secara simbolis diserahkan Bupati Gunungkidul, Badingah didiampingi Kepala DPP, Bambang Wisnu Broto.

Dalam kesempatan tersebut Badingah berpesan kepada para Poktan penerima agar tetap semangat dalam bertani meski sekarang dalam kondisi pandemi COVID-19. Menurutnya peralatan mesin pertanian sangat ditunggu para petani. “Peralatan pertanian agar dimanfaatkan sebaik mungkin,” pinta dia.

Kepala DPP, Ir. Bambang Wisnu Broto merinci peralatan pertanian yang diserahkan diantaranya 5 power thresher, 10 power thresher multiguna, 16 pompa air, 4 buah handsprayer, 3 unit traktor roda 2, dan 5 unit chopper pencacah pakan ternak.

“Total keseluruhan bantuan yang diserahkan sebanyak 43 unit,” kata dia.

Alsintan yang dibagikan dimaksudkan untuk mendukung modernisasi petani. Power thresher akan mengurangi beban kerja petani pasca panen, serta mengurangi tercecer atau losses produk pertanian. Demikian juga pompa air, ditujukan agar para petani dapat mengurangi dampak risiko kemarau atau sebagai mitigasi bencana kekeringan sehingga pertaniannya tetap dapat menghasilkan. Sementara dengan tersediannya mesin pencacah ternak memberikan kemudahan untuk keperluan pakan ternak petani.

Pihaknya mengungkapkan, sumber bantuan alasintan yang diberikan bersumber dari APBN, APBD DIY diantaranya tractor R2, power thresher, handspreyer, pompa air. Sementara yang dari APBD Kabupaten berupa pencacah pakan ternak.

Pada kesempatan tersebut Kepala DPP juga mengingatkan tentang surat edaran yang telah dibagikan ke Poktan terkait protokol kesehatan yang harus dipatuhi semasa Pandemi COVID-19 dalam kegiatan budidaya pertanian.

Apresiasi juga disampaikan atas hasil panen musim pertama yang melimpah dan telah disimpan di lumbung lumbung petani sebagai cadangan pangan masyarakat menghadapi situasi Pandemi COVID-19.

Pihaknya juga berterimakasih para petani telah bersedia menanam kembali  di musim tanam kedua dengan luasan Padi mencapai 8.478 Ha, Kedelai 3.104 ha, Jagung 5.827 ha dan Kacang Tanah 38.703 Ha serta Kacang Hijau 176 Ha.

Saat ini, sambung Bambang, sebagian sudah panen kedelai, kacang hijau dan kacang tanah. Sehingga peralatan yang diserahkan akan sangat bermanfaat membantu keperluan pasca panen di musim kedua ini.

Komentar

Komentar