Musim Hujan Jasa Cuci Mobil Untung

oleh -
Ilustrasi. Foto : Internet
kadhung tresno
Ilustrasi. Foto : Internet
Ilustrasi. Foto : Internet

PALIYAN, (KH) — Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Gunungkidul membuat kotor kendaraan, baik mobil maupun motor. Hal ini memberikan berkah tersendiri bagi para pengusaha steam mobil.

Sutikno, seorang pengusaha asal Desa Sodo, Paliyan mengaku meraup untung saat musim hujan tiba, karena banyak kendaraan kotor yang datang ke tempat cuci mobil miliknya. “Ya, saat ramai mencapai 12 hingga 20 mobil, dan 15 motor dalam waktu sehari,” katanya Rabu (7/1/2015).

Ia menambahkan, usaha cuci mobil ia rintis sejak 3 tahun yang lalu, karena ia beranggapan pada saat itu warga dalam satu padukuhan sudah banyak yang mempunyai motor maupun mobil. Hal ini membuat Sutikno mempunyai ide untuk membuat jasa steam mobil.

Ongkos cuci mobil milik Sutikno untuk truck Rp 45 ribu, mobil pribadi Rp 25 ribu, dan sepeda motor Rp 7 ribu. Dalam waktu sehari ia mampu meraup untung Rp 200 – 300 ribu, dengan jam kerja pada pukul 08.00 – 17.00 wib. ,” ujar Sutikno.

Sementara itu, Teguh Supriyadi warga Soka Wunung mengaku selalu mencuci mobilnya setelah digunakan untuk mengangkut dagangan pasar. Selain itu, Teguh juga rutin mencucikan kendaraannya yang lain saat musim hujan.

“Air hujan tidak baik untuk besi, jika lama tidak dicuci. Takutnya jadi berkarat,” kataya.

Teguh menambahkan, pada musim hujan dalam waktu seminggu ia mencucikan mobilnya sebanyak 2 kali. Menurutnya mobil yang ia gunakan untuk mencari rejeki perlu untuk selalu dirawat. Salah satunya dengan membuat mobil terlihat bersih.

Kadang harus mengantri untuk dapat mencucikan mobil maupun motor, karena di sekitar Desa Sodo hanya terdapat satu tempat cuci mobil. “Harganya juga terjangkau oleh khalayak umum, juga hasilnya benar-benar bersih,” tandas Teguh. (Atmaja/Tty)

Komentar

Komentar