Mulai Pebruari Pelanggar Marka Jalan Akan Ditindak

oleh -
kadhung tresno

marka-jalan

WONOSARI, (KH) — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul mulai awal Januari 2015 lalu terus melakukan sosialisasi tentang penertiban pelanggaran marka jalan. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan masyarakat tertib berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, Ajun Komisaris Polisi Yugi Bayu Hendarto mengatakan, banyak program yang akan dilaksanakan Polres Gunungkidul untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, salah satunya akan bertindak tegas kepada pengguna jalan yang melanggar marka jalan.

“Sosialisasi sudah kita laksanakan mulai awal Januari lalu, mulai Bulan Februari mendatang, pengguna jalan yang melanggar marka jalan akan kami tindak tegas,” kata Yugi, dalam temu media beberapa waktu lalu.

Yugi menjelaskan, pelanggaran marka jalan menjadi salah satu penyebab bayaknya kecelakaan di Gunungkidul. Marka jalan merupakan tanda yang berada di persimpangan jalan raya atau di atas permukaan jalan, meliputi tanda yang membentuk garis membujur , garis melintang dan garis serong.

“Marka jalan masih dianggap sepele bagi sebagian pengendara, padahal tanda ini berfungsi mengarahkan arus dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas,” katanya.

Dia mengungkapkan, pada awal sosialisasi, bagi pengguna jalan yang kedapatan melanggar marka jalan, hanya diberi peringatan. Namun, mulai awal Pebruari mendatang pengguna jalan yang tidak mematuhi marka jalan, akan dikenakan sangksi tegas.

Berdasarkan data yang dirilis dari Unit Laka Polres Gunungkidul, ada 420 kecelakaan yang terjadi selama tahun 2014. Dari jumlah tersebut 23 orang tercatat meninggal dunia dengan jumlah kerugian materi sebesar Rp. 145.750 juta. (Juju/Tty)

Komentar

Komentar