KUBE Siraman Sehat Jiwa Dampingan YAKKUM Panen Ikan Lele

oleh -
yakkum
KUBE SIHAWA dampingan YAKKUM panen ikan lele. (KH/ Kandar)

WONOSARI, (KH),– Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Siraman Sehat Jiwa (SIHAWA) Panen ikan lele, Kamis (16/9/2021) di Besari, Siraman, Wonosari, Gunungkidul. KUBE SIHAWA merupakan kelompok usaha swabantu yang beranggotakan Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) bentukan dan dampingan Pusat Rehabilitasi (Pusrehab) Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM).

Staf Pusrehab YAKKUM, M. B Rindyastami mengatakan, pihak yang terlibat dalam pendampingan khususnya dalam hal permodalan usaha kelompok diantaranya Australian Aid, CBM dan HEF NZ.

“Pemberian bantuan modal menyasar kelompok maupun perorangan. Sasarannya ODDP yang sudah pulih,” kata Rindyastami disela kegiatan panen lele.

Panen Raya Ikan Lele tersebut juga digelar dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021. Rindyastami menyebutkan, dukungan modal untuk perorangan, menyesuaikan aktivitas ODDP dan keluarganya. Karena biasanya keluarga ODDP memiliki aktivitas beternak, bantuan yang diberikan juga berupa ternak. Selama ini yang sudah terlaksana, sasaran dampingan diberi ternak kambing.

“Kalau untuk yang kelompok, permodalan diwujudkan budidaya atau ternak ikan lele dan penanaman empon-empon,” imbuh Rindyastami.

Pihaknya menjelaskan, pendampingan bertujuan untuk memotovasi agar ODDP percaya diri bahwa mereka mampu berdaya. Dalam proses pendampingan, mereka diberi tanggungjawab menyangkut perawatan ternak. Dalam kesempatan edukasi, YAKKUM juga melibatkan lembaga pemerintah terkait, salah satunya Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul.

“Selain itu dibantu kader kesehatan jiwa dari Kalurahan Siraman. Kami dampingi tidak semata-mata agar terjadi peningkatan ekonomi, tetapi kegiatan usaha tersebut juga menjadi sarana terapi,” paparnya.

Lebih jauh disampaikan, kegiatan kelompok swabantu sebagai wadah terapi bagi orang dengan disabilitas psikososial rutin dilaksanakan setiap bulannya. Pertemuan dinilai sangat efektif dalam proses pemulihan orang dengan disabilitas psikososial. Kalurahan Siraman saat ini menjadi salah satu desa dampingan Pusat Rehabilitasi YAKKUM yang mendukung pemulihan orang dengan disabilitas psikososial melalui kegiatan produktif yang dilakukan baik secara individu maupun secara kelompok.

Dalam kesempatan yang sama, Kamituwo Kalurahan Siraman, Ahmad Huda mengungkapkan, kalurahan juga terlibat dan berkontribusi dalam program pendampingan. Selain terlibat aktif dalam berbagai kegiatan juga secara khusus menyediakan alokasi anggaran dengan istilah Self Help Group (SHG).

yakkum
Ikan lele hasil budidaya KUBE SIHAWA dampingan YAKKUM. (KH/ Kandar)

“Setiap peridoe waktu tertentu kami bertemu dengan ODDP dan ODGJ. Kami sharing dan berkomunikasi sekaligus memotivasi. Serta mendengarkan apa yang dibutuhkan,” terang Huda.

Kedepan kalurahan merencanakan akan membentuk kelompok yang berorientasi pada aspek ekonomi produktif.

Kasie Rehabsos Dinas Sosial Gunungkidul, Winarto mengucapkan terimakasih atas dampingan yang dilakukan YAKKUM. Disampaikan, pemberdayaan bagi disabilitas juga sudah diupayakan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul lewat berbagai program-program yang dimiliki Dinsos, salah satunya berupa peningkatan keterampilan bagi difabel.

“Namun, hal ini nampaknya masih menjadi isu sektoral bagi Dinsos saja, belum menjadi isu lintas sektor yang harus dilakukan bersama-sama dengan OPD lain. Sebelum pandemi, kami kolaborasi dengan dinas lain turut serta dalam pemberdayaan difabel di Gunungkidul. Harapannya kedepan lebih banyak OPD yang bisa berkolaborasi dengan kami untuk pemberdayaan teman-teman difabel di Gunungkidul,” harap dia. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar