KPMPT Siap Terjunkan Pol-PP

oleh -
Ilustrasi. Sumber : bupati.banyumaskab.go.id
iklan dispar
Ilustrasi. Sumber : bupati.banyumaskab.go.id
Ilustrasi. Sumber : bupati.banyumaskab.go.id

WONOSARI, ( KH) — Dua toko jejaring nasional yang berdiri di Desa Siraman Wonosari dan Karangmojo mendapat peringatan dari Pemkab Gunungkidul. Dua toko tersebut menggunakan nama lokal agar mendapatkan ijin usaha. Apabila dua toko tersebut menggunakan nama toko jejaring nasional, ijin tidak diberikan.

Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT) Gunungkidul, Azis Saleh mengatakan, pihaknya sudah memberikan peringatan kepada pengelola dua toko tersebut. Pengecekan lapangan juga sudah dilakukan untuk mengetahui langsung penyalahgunaan izin yang dilakukan.

“Surat peringatan pertama sudah kita sampaikan, selanjutnya akan kita tunggu satu bulan. Jika tidak ada perubahan, peringatan kedua dan ketiga akan kita berikan,” kata Asiz di kantornya, Rabu (14/1/2015).

Azis akan melakukan tindakan tegas terkait penyalahgunaan izin tersebut. Jika peringatan pertama hingga ketiga tidak diindahkan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Izin yang diajukan kedua pengelola toko, untuk mendirikan swalayan. Saat petugas mengecek, ternyata ada kamuflase toko jejaring nasional di dalamnya. Jika tiga kali peringatan tidak diindahkan, kita akan tutup paksa oleh Pol-PP,” tegasnya.

Sementara, Kepala Disperindakop ESDM Gunungkidul, Hidayat menegaskan, pihaknya memberikan ijin, karena kedua pengelola toko tersebut mengajukan izin swalayan. Dalam kenyataannya, izin yang diberikan tidak sesuai dengan pemanfaatannya.

“Kita memberi izin, ternyata malah disalahgunakan. Ya, akan kita tindak tegas,” ungkap Hidayat akhir pekan lalu.

Sementara, Kepala Sat Pol PP Gunungkidul, Agus Hartadi mengaku, siap memberikan tindakan tegas. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan KPMPT dan ESDM untuk melakukan penertiban.

“Akan kita tunggu perkembangan surat peringatan, jika tetap ngeyel akan langsung kita tindak tegas,” ujarnya (Juju/Tty)

Komentar

Komentar