Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Anak

oleh -
iklan dispar

PLAYEN, (KH) — LSM Rifka Annisa bekerjasama dengan Rutgers WPF dan Kalyanashira Foundation melalui program Laki-Laki Peduli mengadakan Talkshow bertajuk “Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Anak” di Gedung Serba Guna Siyono, Playen, Gunungkidul, Minggu, 26/10/2014.
Pada acara tersebut, Tantowi selaku manajer Rifka Annisa menyampaikan pentingnya perhatian ayah terhadap keluarga, baik kepada anak maupun pasangannya. Di dalam masyarakat, umumnya terdapat garis pemisah antara tugas dan peran ayah dengan ibu. Ayah berperan dan bekerja di luar rumah, maka tanggung jawab pengasuhan anak menjadi tanggung jawab Ibu.
Kondisi tersebut berdampak negatif terhadap keluarga terutama anak bahkan dirinya sendiri. Minimnya kehadiran ayah di dalam tugas domestik pengasuhan anak, seperti memandikan, mendampingi bermain dan belajar, sangat berpengaruh terhadap psikologis anak.
Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak laki-laki dapat meminimalkan resiko anak tersebut terlibat dalam kasus kekerasan di sekolah maupun di masyarakat. Selain berdampak positif terhadap keluarga, keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pekerjaan rumah tangga juga berkontribusi terhadap perbaikan kehidupannya sendiri.
“Kekerasan remaja yang akhir-akhir ini terjadi merupakan masalah bangsa. Munculnya genk-genk kriminal di kalangan remaja bisa jadi akibat dampak dari persoalan-persoalan dalam keluarga. Salah satunya rendahnya keintiman antara ayah dengan anak, seperti kurangnya perhatian, perasaan kecewa terhadap ayahnya, dan lainnya, sehingga mereka mencari perhatian dan melampiaskan tindakan di dunia luar yang cenderung negatif,” Ujarnya.
Ia menambahkan, Talkshow yang digelar, salah satunya bertujuan untuk mengkampanyekan upaya solusi permasalahan kenakalan remaja dimulai dari keluarga dengan cara melibatkan seorang ayah dalam mengasuh anak dan membantu pekerjaan rumah tangga.
Pada acara tersebut, sengaja didatangkan dua sosok yang tidak asing lagi di dunia perfilman Indonesia, Lukman Sardi dan Nia Dinata. Diketahui, Lukman Sardi adalah aktor beberapa film layar lebar yang sangat terkenal, sedangkan Nia Dinata adalah sutradara dan produser film.
Pada kesempatan tersebut, Lukman Sardi berbagi pengalaman sebagai ayah yang terlibat dalam pengasuhan, Ia merupakan Duta Men Care Indonesia. Sedangkan Nia Dinata menyuguhkan film dokumenter hasil karyanya berjudul “A Little Piece Of Heaven In Bondowoso” (Surga Kecil Di Bondowoso).
Ratusan remaja dan orang tua yang berasal dari berbagai daerah di Gunungkidul antusias mengikuti acara tersebut. Hadir pula Suharno, SE Ketua DPRD Gunungkidul. Dirinya memberikan pandangan selaku pemangku kebijakan terkait keterlibatan laki-laki dalam penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan peningkatan kesehatan Ibu dan anak. (Kandar/Tty)

Komentar

Komentar