Kasus Covid-19 Gunungkidul Dalam 2 Hari Melambung, 95 Positif, 4 Meninggal

oleh -
ilustrasi. (istimewa/radar kudus)
iklan upk panggang pelantikan bupati iklan upk panggang

WONOSARI, (KH),– Jelang berakhirnya penerapan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) di Gunungkidul kembali diwarnai lonjakan kasus Covid-19. Berdasar data yang dilaporkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, dalam dua hari terakhir Jumat (22/1) hingga Sabtu (23/1/2021) angka Covid-19 bertambah cukup signifikan.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty menyebutkan, dalam dua hari terakhir, terdapat 95 warga terkonfirmasi positif Covid-19. Dalam dua hari terakhir itu juga terdapat 4 warga meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Untuk total kasus kematian dengan status positif Covid-19 totalnya ada 56 kejadian.

“264 pasien positif Covid-19 dalam perawatan,” imbuh dia.

Selain di RSUD Wonosari, pasien menjalani perawatan di beberapa rumah sakit swasta. Tidak sedikit diantaranya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

iklan asosiasi upk
iklan pemkab gunungkidul

“Tingkat keterisian ruang isolasi di seluruh rumah sakit di Gunungkidul mencapai 70 persen,” sambung Dewi.

Selain adanya penambahan kasus baru, 59 pasien juga dilaporkan mengalami kesembuhan dalam dua hari terakhir. Sehingga data terakhir total kasus Covid-19 di Gunungkidul tercatat ada 1350 kejadian. Adapun total pasien yang telah sembuh mencapai 1030.

“3 kematian hari ini diantaranya dialami 2 warga dari Wonosari dan 1 lainnya warga Saptosari,” kata Dewi.

Lebih jauh disampaikan, usai dinyatakan meninggal dunia positif Covid-19, petugas Puskemas di masing-masing wilayah melakukan pelacakan.

Dengan semakin tingginya kasus Covid-19 di Gunungkidul Dewi berpesan kepada masyarakat agar benar-benar menjaga diri dan keluarga supaya tidak ikut tertular Covid-19. (Kandar)

iklan lurah rongkop
Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar