Kado HKN, Dinkes Gunungkidul Raih 2 Penghargaan dari Kemenkes

oleh -
Launching pelayanan TBC Resisten Obat RSUD Wonosari saat peringatan HKN ke-57 di TBG. (KH)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57, Selasa (16/11/2021). Seremonial peringatan digelar di auditorium Taman Budaya Gunungkidul.

Kepala Dinkes Gunungkidul, dr Dewi Irawaty menyampaikan, HKN yang jatuh pada 12 November lalu merupakan momentum yang sangat tepat untuk menyatukan tekad dan semangat dalam memperjuangkan ketahanan dibidang kesehatan.

“Banyak hikmah dengan adanya Pandemi COVID-19, khususnya bagi insan kesehatan dalam menghadapi bencana non alam. Meski tren kasus COVID-19 melandai dan terkendali, kita tidak boleh lengah atas kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi,” imbau Dewi.

Yang patut diwaspadai, sambungnya, adalah dua hari besar yakni Hari Natal dan tahun baru serta disusul Hari Raya Idul Fitri. Pada momentum hari libur tersebut masyarakat diminta untuk tidak lengah.

Dalam kesempatan peringatan HKN bertema Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku ini, Dewi juga melaporkan, kasus warga terkonfirmasi COVID-19 hingga hari ini di bawah 10 orang. Dia berharap, dalam beberapa hari ke depan, Gunungkidul bisa nol kasus COVID-19.

Dalam rangka peringatan HKN, Dinkes menyelenggarakan baksos berupa pemberian air bersih bagi warga di Kapanewon Semanu, menggelar donor darah, dan mengunjungi lansia-lansia yang tinggal sendirian dalam kondisi memperihatinkan. Dalam pelaksanaan kunjungan ke lansia, dilaksanakan bersama Ketua Penggerak PKK Kabupaten, Diah Sunaryanta.

Sebagai kegiatan penyemarak yang linier dengan kesehatan, Dinkes juga menggelar kegiatan lomba. Ada lomba kalurahan sehat, video edukasi kesehatan, lomba senam, jambore kader serta lomba nakes teladan.

Melengkapi kabar baik peringatan HKN tahun ini, pihaknya menyampaikan bahwa Dinkes Gunungkidul meraih dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Dua penghargaan yang disandang yaitu peringkat terbaik ke-2 e-Aspirasi Kategori Dinkes Kabupaten/Kota dan peringkat terbaik untuk Kategori Penyampaian Informasi Publik Terbaik.

“Penghargaan diberikan dalam ajang Anugerah Situs Inspirasi Sehat Indonesia 2021,” kata Dewi.

Dewi mengakui, penghargaan yang diperoleh tak lepas dari dukungan banyak pihak, diantaranya dari bupati dan jajaran di Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul. Tak hanya Dinkes, RSUD Wonosari sebagai rumah sakit pemerintah juga turut mendapatkan penghargaan sebagai Fasilitas Kesehatan dengan Alat Kesehatan Non-Merkuri dan Penghargaan Keselamatan dan Keamanan pada Radiologi-Diagnostik.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan sambutan dalam acara puncak Peringatan HKN ke-57 di TBG. (KH)

Dalam kesempatan seremonial peringatan HKN juga dilaunching layanan kesehatan TBC Resisten Obat (TBRO) di RSUD Wonosari. Pelayanan TBRO terpusat di Poliklinik Paru dan ruang rawat inap khusus di Bangsal Mawar. Pelayanan TBRO mencakup layanan pemeriksaan fisik dan kontrol, pemeriksaan dan pengambilan sampel dahak, serta edukasi kebutuhan minum obat.

Hadir pada puncak peringatan HKN, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta memberikan apresiasi atas kinerja berikut penghargaan yang telah diterima Dinkes.

Sunaryanta tetap meminta agar masyarakat selalu menegakkan protokol kesehatan (prokes). Sepertihalnya Dewi Irawaty, dia sangat berharap agar di Gunungkidul tidak ada lagi kasus COVID-19.

“Dengan diterimanya penghargaan, jajaran di bidang kesehatan kami harap agar senantiasa bekerja keras dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pinta dia. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar