Polres Gunungkidul Gelar Operasi Zebra Progo 2021 Selama 14 Hari

oleh -
Gelar apel pasukan Operasi Zebra Progo 2021. (dok. Polres Gunungkidul)

WONOSARI, (KH),– Polres Gunungkidul akan menggelar Operasi Zebra Progo selama 14 hari. Operasi diawali gelar apel pasukan yang dilaksanakan hari ini, Senin (15/11/2021).

Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.I.K.,M.T, dalam apel menyampaikan, operasi Zebra Progo berlangsung dari hari ini hingga 28 November 2021 mendatang.

“Apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan tahap akhir terhadap kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” kata kapolres.

Diuraikan, lalu lintas mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan, sehingga dibutuhkan adanya keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Hal tersebut masih sering diabaikan bahkan terkadang tidak dianggap penting oleh sebagian besar pengguna jalan, sehingga jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya masih relatif tinggi di wilayah hukum Polda DIY.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi ditlantas Polda DIY selama bulan Januari hingga Bulan Oktober Tahun 2021, jumlah pelanggaran Lalu lintas yang terjadi sebanyak 67.528 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 30.443 dan teguran sebanyak 37.085. Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas sebanyak 4.366 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 448 orang,” ungkap AKBP Aditya.

Untuk itu, guna meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas pada masa pandemi Covid-19, Polda Diy beserta jajaran dengan dibantu stakeholder terkait akan melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi “Zebra Progo-2021”.

“Operasi Zebra juga merupakan sarana cipta kondisi sebelum menghadapi perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022,” imbuh dia.

Adapun petugas dari Polres Gunungkidul yang dilibatkan dalam agenda tersebut mencapai 980 personel. Pihaknya meminta anggotanya memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan, selalu berpedoman standar prosedur kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 serta melaksanakan kegiatan dengan menerapkan buddy system. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar