Jelang Peringatan HUT Gunungkidul, Warga Buru Busana Khas Jawa

oleh -
Pedagang busana jawa di pasar Hargosari. Foto : Kandar
kadhung tresno
Pedagang busana jawa di pasar Hargosari. Foto : Kandar
Pedagang busana jawa di pasar Argosari. Foto : Kandar

WONOSARI,  (KH) — Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Gunungkidul ke-184 banyak warga berburu pakaian khas jawa di Pasar Argosari Wonosari, Minggu, (24/5/2015). Banyaknya pencari surjan ini membuat sejumlah pedagang pakaian yang memiliki stok dagangan bisa tersenyum lebih lebar.

Menurut penuturan beberapa pedagang, busana adat jawa ukuran usia anak Sekolah Dasar (SD) paling dominan dicari. Hal ini terjadi menyusul adanya surat edaran kepada berbagai instansi termasuk ke sekolah-sekolah yang memberitahukan bahwa pada tanggal (27/5/2015) mendatang baik bagi guru maupun murid hendaknya berbusana jawa.

“Mau dipakai saat hari jadi Gunungkidul nanti, kebetulan belum memiliki blangkon,” kata Riyanto warga Tepus saat mencari kelengkapan pakaian untuk keponakannya.

Siti Kholimah pedagang pakaian asal Karangrejek menyebutkan, meski terjadi peningkatan pembelian pada jenis pakaian tersebut harga yang ditawarkan tidak banyak mengalami kenaikan. “Masih wajar dan normal kok, satu stel komplit berkisar antara Rp 80 hingga Rp 150 ribu,” katanya sembari melayani pembeli.

Meski situasi pasar saat ini belum menunjukkan adanya peningkatan jumlah pengunjung menjelang awal bulan puasa, namun dirinya sudah menambah stok dagangan berbagai jenis pakaian juga seragam sekolah, mengingat pertengahan Juni nanti selain awal puasa juga merupakan awal masuk sekolah Tahun Pelajaran 2015/2016.

“Pengunjung masih normal, biasa saja, seminggu sebelum puasa biasanya baru meningkat, pastinya lebih ramai dengan adanya awal masuk anak sekolah,” jelas Siti. (Kandar)

Komentar

Komentar