Jalin Silaturohmi Antar Warga Melalui Budaya

oleh -
iklan dispar

PLAYEN, kabarhandayani.- Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Gunungkidul menggelar kirab budaya lima padukuhan, Minggu (10/08/2014). Kirab budaya yang digelar merupakan rangkaian menyambut bersih desa  (rasulan) yang akan diperingati Senin, 11 Agustus 2014.
Kepala Desa Logandeng, Suhardi mengatakan, lima padukuhan yang mengikuti kirab budaya antara lain Padukuhan Jalakan, Padukuhan Lodandeng, Padukuhan Plembon Lor, Padukuhan Plembon kidul dan Padukuhan Pager. Masing-masing peserta kirab menampilkan kreatifitas untuk menghibur warga.
“Desa Logandeng ditunjuk sebagai salah satu desa budaya di Gunungkidul, selain sebagai bentuk nguri-uri kabudayan, kirab budaya kita gelar sebagai ajang silaturohmi antar warga,” terang Suhadi.
Kirab budaya yang dimulai pukul 13.00 WIB mengambil start di lapangan Logandeng.  Iring-iringan kirab selanjutnya berjalan melaintasi lima padukuhan. Dari lapangan rombongan yang mengarak berbagai gunungan berjalan menuju  Logandeng Utara. Dilanjutkan ke Padukuhan Jalakan, Padukuhan Plembon Lor, Padukuhan Pager berjalan ke selatan melintasi Plembon kidul dan finish di tempat awal berkumpul.
Seluruh peserta kirab diwajibkan berjalan menyusuri route yang telah ditetapkan oleh panitia. Di garis finish peserta disambut Bupati Gunungkidul Hj. Badingah S.Sos, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Saryanto, serta Muspika Kecamatan Playen. Kirab budaya diikuti kurang lebih 8000 warga.
Suhadi menambahkan, dalam rangka menyambut bersih desa Logandeng banyak kegiatan yang digelar. Selain pertunjukan budaya, panitia juga menggelar kegiatan sosial berupa donor darah. Berbagai pertunjukan budaya seperti pentas ketoprak,   pertunjukan jatilan,  dan kesenian lainnya akan digelar secara bergantian.
Selain warga masyarakat Logandeng, kirab budaya juga diikuti sejumlah instansi dan sekolah yang ada di wilayah Playen. Masing-masing peserta menampilkan kreatifitas seperti menjadi sosok polisi, tentara, bahkan Susilo Bambang Yudoyono, Joko Widodo, dan Prabowo Subianto hadir dalam acara tersebut.
“Kreatifitas yang ditunjukan masyarakat tidak kita batasi, kita berharap kegiatan semacam ini akan terus hadir di masyarakat Logandeng di tengah merebaknya budaya asing yang masuk di Indonesia,” papar Suhadi.
Meskipun memakan separuh bahu jalan Wonosari-Yogyakarta,  kirab berlangsung lancar. Kemacetan yang terjadi dapat diurai oleh petugas Kepolisian yang dibantu anggota Laskar Garda Sigab Desa Logandeng.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar