Hujan Tidak Menentu, Tanaman Tembakau Tidak Tumbuh Maksimal

oleh -
Budidaya Tembakau. Foto : Atmaja
iklan dispar
Budidaya Tembakau. Foto : Atmaja
Budidaya Tembakau. Foto : Atmaja

WONOSARI, (KH) — Petani tembakau khawatir akan tanaman tembakau yang ditanam pada musim tanam pertama (MT I) kali ini. Pasalnya beberapa tanaman tembakau tidak bisa tumbuh subur seperti pada MT I sebelumnya.

Cuaca yang tidak menentu membuat tanaman tembakau di Desa Wareng Wonosari tidak tumbuh subur secara maksimal. Tembakau yang sudah berumur 3 minggu tersebut tidak bisa tumbuh normal secara bersamaan.

Seharusnya umur 3 minggu tinggi tanaman berkisar antara 7-10 cm. Sebagian besar tinggi tanaman baru mencapai 2-5 cm,” ucap Mugiyono petani setempat, Senin (01/06/2015).

Menurutnya, curah hujan yang masih turun secara tidak menentu, mempengaruhi pertumbuhan tanaman tembakau. “Ketika hujan turun setelah terik matahari akan membuat akar tanaman membusuk. Sampai saat ini belum terjadi pembusukan akar. Jika curah hujan tetap ada hingga akhir Juni, dikhawatirkan tanaman akan rusak,” jelasnya.

Pertumbuhan yang kurang maksimal dikhawatirkan akan mempengaruhi hasil panen mendatang. Meskipun di khawatirkan panen yang kurang maksimal, namun petani tetap merawat tanaman tersebut. Pasalnya untuk mengganti tanaman baru menurut mereka menjadi sebuah kerugian yang lebih besar, karena menambah biaya tanam.

“Meskipun tanaman tidak tumbuh subur, tetapi bisa mendapat hasil panen meski tidak maksimal,” tandasnya.(Atmaja)

Komentar

Komentar