Hilang 10 Jam, Mbah Rukinem Ditemukan Tewas

oleh -

WONOSARI, (KH) — Rukinem (75), warga Padukuhan Gatak, Desa Gari, Kecamatan Wonosari yang dinyatakan hilang oleh keluarganya, Rabu (19/11/2014) dini hari ditemukan dalam keadaan meninggal. Jasat korban ditemukan hanyut oleh warga di Sungai Oya  yang terletak sekitar 500 meter dari rumahnya.

 

Menutur penuturan tetangga korban, Agus Oka, Rukinem meninggalkan rumah sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Hilangnya korban ini pertama kali diketahui oleh anaknya sendiri, Sukiman sekitar pukul 05.00 WIB. Sejak saat itu, keluarga beserta warga masyarakat langsung mencari keberadaan Rukinem.

 

Sebelum jasat Rukinem ditemukan, keluarga dan masyarakat sudah mengupayakan pencarian hingga ke desa tetangga. Kurang lebih pukul 12.00 WIB, salah satu warga ada yang menemukan seledang mbah Rukinem tergeletak di pinggir Sungai Oya.

 

“Dari temuan selendang itu, kita upayakan pencarian di Sungai Oya di bantu oleh Palang Merah Indonesai (PMI) Gunungkidul.”, kata Agus saat ditemuai di rumah korban siang tadi.

 

Warga lainya yang membantu proses pencarian korban, Sugiyarto mengungkapkan, jasat Rukinem ditemukan saat puluhan warga bersama-sama menjajaki Sungai Oya dengan cara menjaring. Sekitar Pukul 12.30 WIB, salah satu warga yang ikut dalam pencarian menginjak benda bulat yang diduga merupakan kepala Rukinem.

 

Salah satu warga itu pun berinisiatif untuk melihat benda tersebut. Setelah ditarik keluar, puluhan warga kaget, karena jasat Rukinem telah berada di dasar Sungai Oya dan hampir masuk ke dalam lumpur.

 

“Kita curiga, langsung kita tarik. Ternyata benar benda itu merupakan jasat mbah Rukinem. Kita temukan memang sudah dalam keadaan tidak bernafas, mukanya penuh lumpur.”, ungkap Sugiyarto.

 

Jasat Rukinem tersebut ditemukan warga sekitar 150 meter dari penemuan selendang. Awalnya warga sempat merasa aneh, karena saat pencarian yang dilakukan pagi hari, warga tidak menemukan tanda apapun di tempat yang sama.

 

“Ya agak aneh, saat pencarian di siang hari, ada selendang yang sudah tergeletak. Selain itu, simbah  mau jalan saja sulit, karena harus pake tongkat. Kenapa bisa sampai sana.”, tambah Sugiyanto.

 

Setelah jasat Rukinem ditemukan, warga langsung memabawanya pulang ke rumah duka. Korban selanjutnya langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Rencananya korban langsung akan dimakamkan hari Rabu ini . (Juju/Tty)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar