Hati-hati, Gelombang Laut Masih Tinggi

oleh -
iklan dispar

TANJUNGSARI, kabarhandayani,– Gelombang laut tinggi kembali terjadi di pantai selatan Gunungkidul pada beberapa hari terakhir ini. Gelombang tertinggi terjadi pada Jumat (18/7/2014) kemarin, yang diperkirakan hingga mencapai 16 feet atau setara dengan 3 meteran.
“Gelombang tertinggi terjadi hari Jumat kemarin. Namun, hari ini sesuai perkiraan, gelombang berlangsung landai dengan ketinggian di bawah 10 feet dan akan terjadi hingga tanggal 25 Juli ini,” jelas Marjono, Ketua Koordinator Tim SAR Pantai Baron, Sabtu (19/7/2014).
Marjono menambahkan, tingginya gelombang air laut ini dapat terjadi hingga liburan Lebaran nanti. Seluruh wisatawan pantai, pesan Marjono, diharapkan selalu menjaga keselamatan diri dengan memperhatikan dan menjalankan himbauan dari petugas SAR.
“Kita selalu berpesan pada semua elemen warga yang ada di sini, baik pedagang, nelayan, maupun pengunjung, ¬†agar memperhatikan dan mematuhi himbauan dari kami,” lanjut Marjono.
Tingginya gelombang air laut ini menyebabkan roda perekonomian di daerah pantai selatan agak terganggu. Hal ini bisa dilihat dari kegiatan nelayan yang berhenti melaut beberapa hari terakhir ini.
“Hari ini kita baru berani melaut kembali. Sebelumnya kami lebih baik di rumah saja karena gelombang tidak memungkinkan,” kata Wartoyo, salah satu nelayan Pantai Baron.
Selain nelayan, gelombang laut yang tinggi ini juga berdampak pada pedagang yang biasa berada di bibir pantai. Pegadang warung di deretan bibir pantai hingga hari ini belum bisa beraktivitas kembali. Bahkan, ada warung dengan bangunan semi permanen terpaksa dirobohkan karena dihantam ombak.
“Sejak seminggu yang lalu, kami ¬†tidak jualan. Tidak tahu kapan gelombang akan normal kembali,” kata Mei, salah satu pedagang yang kesehariannya menjajakan es kelapa muda.(Maryanto/Tty)

Komentar

Komentar