Hasil Pertanian Tahun ini Menurun Drastis

oleh -
iklan dispar
Kepala Bidang Bina Produksi Dinas TPH Gunungkidul, Raharjo Yuwono
Kepala Bidang Bina Produksi Dinas TPH Gunungkidul, Raharjo Yuwono

WONOSARI, (KH)— Cuaca yang tak menentu yang terjadi beberapa bulan akhir-akhir ini berdampak terhadap hasil panen para petani Gunungkidul. Berbagai macam komoditas pangan seperti padi, jagung, dan ubi-ubian hasil panennya mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu.

Kepala Bidang Bina Produksi Dinas TPH Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan bahwa saat ini ada beberapa masalah yang mempengaruhi hasil produksi pertanian antara lain, ketersediaan air, fungsi teknologi dan varietas bibit yang digunakan.

Data yang diperoleh dari DTPH, Mayoritas komoditas pangan mengalami penurunan yang yang signifikan, produksi ubi-ubian menjadi komoditas yang banyak mengalami penurunan dalam panennya, dengan jumlah penurunan mencapai 63.163 ton.

Sementara itu penurunan tertinggi yang kedua terjadi pada komoditas jagung dengan penurunan produksi hingga 25.617 ton, sedangkan padi mengalami penurunan sebanyak 216 ton. Namun, kedelai justru mengalami peningkatan produksi sekitar 95 ton.

Akibat gangguan cuaca yang terjadi akhir-akhir ini, beberapa lahan pertanian di Gunungkidul kering, sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan air dan hasil panen. Terlebih lagi banyak petani Gununungkidul yang menggunakan model pertanian tadah hujan.

“Dengan adanya gangguan cuaca/iklim saat ini dapat dipastikan sebagian dari petani yang ada diwilayah Gunungkidul akan mengalami penurunan hasil panen disebagian komoditas,” Jelasnya, Senin (21/3/2016).

Sementara itu pihaknya sudah melakukan berbagai macam cara untuk mengatasi masalah yang ada dan untuk meningkatkan hasil panen. (Edo)

Komentar

Komentar