Musim Hujan Diprediksi Awal Oktober, Petani Dihimbau Persiapan

oleh -
Petani di wilayah Paliyan sedang mempersiapkan lahan. KH/ Kandar
kadhung tresno
Petani di wilayah Paliyan sedang mempersiapkan lahan. KH/ Kandar
Petani di wilayah Paliyan sedang mempersiapkan lahan. KH/ Kandar

WONOSARI, (KH)— Masyarakat khususnya petani diminta untuk tidak terkecoh dengan adanya hujan yang terjadi beberapa kali akhir-akhir ini. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) menegaskan, bahwa musim penghujan diprediksi terjadi awal Oktober.

Kepala Dinas TPH, Ir Azman Latief, mengatakan, meski beberapa wilayah di Gunungkidul sesekali terjadi hujan namun pihaknya menghimbau kepada warga khususnya petani agar tidak risau.

Kata dia, berdasar prediksi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) DIY, musim penghujan di DIY khususnya Gunungkidul akan jatuh pada awal Bulan Oktober mendatang.

“Setelah selesainya panenan ubi kayu, segera saja persiapan olah lahan untuk penanaman selanjutnya,” himbau Azman Latief, Jum’at, (16/9/2016).

Selain itu ia juga meminta kepada seluruh Gabungan kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) untuk segera menjadwalkan penebusan pupuk bersubsidi bagi kelompok tani.

Lanjut dia, hal tersebut bertujuan agar tidak terjadi penumpukan penebusan sehingga menyulitkan distribusi pupuk bersubsidi.

“Jangan lupa mempersiapkan pula benih unggul, baik yang bersubsidi atau pun secara mandiri,” pintanya.

Ia menuturkan, himbauan ini juga sudah disampaikan kepada masyarakat petani melalui Gapoktan dan Poktan menggunakan surat edaran. (Kandar)

Komentar

Komentar