Guna Berbenah RSUD Wonosari Gelontor Dana Hingga Rp 8 Miliar 

oleh -
IGD RSUD Wonosari, Foto: Doc. RSUD
iklan dispar
IGD RSUD Wonosari, Foto: Doc. RSUD
IGD RSUD Wonosari, Foto: Doc. RSUD

WONOSARI,(KH) — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari menghabiskan dana hingga sekitar Rp 8 miliar untuk membangun gedung baru dan pengadaan alat kesehatan.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari, Aris Suryanto pada Rabu (2/12) menyebutkan bahwa dana sejumlah Rp 8 miliar tersebut digunakan untuk membangun gedung baru. Digunakan untuk Politerpadu dan ruang perawatan serta pembaruan dan pengadaan alat. Alat-alat yang telah diperbaharui untuk meningkatkan pelayanan adalah USG, Computer Radiography (CR) dan X Ray.

Pada 2016, sedianya pihaknya akan membangun gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan pengadaan CT Scan. Saat ini RSUD telah menambah alat hemodialisa sebanyak 12 mesin. Sehingga, RSUD Wonosari total telah mempunyai alat kebutuhan cuci darah sebanyak 20 buah.

“Kebutuhan peralatan hemodialisa ini cukup signifikan, karena, sebelumnya kami hanya mempunyai delapan buah alat, untuk melayani 36 pasien rutin. Dengan penambahan alat, diharapkan semua pasien rutin di Gunungkidul yang berjumlah 76 orang bisa terlayani semua di RSUD [data 76 orang ini adalah pasien yang ditanggung oleh jaminan kesehatan],” ungkapnya.

Sementara itu, mengenai layanan radiologi sudah dibuka selama 24 jam. Kini masyarakat bisa langsung mendapatkan pelayanan sesuai dengan hasil radiologi.

“Sebagian besar memang untuk pasien kecelakaan, sehingga bisa langsung kita tindak lanjuti,” imbuhnya.

Pada 2016, lanjut Aris, RSUD Gunungkidul juga akan naik status menjadi rumah sakit tipe B. Selama ini, RSUD Wonosari hanya berstatus RS Tipe C.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Gunungkidul, Heri Nugroho berharap dengan adanya pembangunan dan peningkatan kapasitas bangunan, RSUD Wonosari juga bisa meningkatkan pelayanan kepada pasien. (Maria Dwianjani)

Posted from WordPress for Android

Komentar

Komentar