Gerakan Minggu Membaca, Kakek Nenek Andil Berikan Dukungan

oleh -
Kekek nenek di Kampung Literasi Desa Kepek, Saptosari ikut andil dalam kegiatan Gerakan Minggu Membaca (GMM). KH
iklan dispar
Kekek nenek di Kampung Literasi Desa Kepek, Saptosari ikut andil dalam kegiatan Gerakan Minggu Membaca (GMM). KH

SAPTOSARI, (KH)— Setelah dilaunching sebagai penggerak Kampung Literasi pertama di Gunungkidul, Taman Baca Masyarakat (TBM) kuncup mekar Desa Kepek, Kecamatan Saptosari beberapa waktu lalu merintis Gerakan Minggu Membaca (GMM).

GMM merupakan tindak lanjut program yang telah berjalan sebelumnya, One Home One Library, atau satu rumah satu perpustakaan. Setiap pagi dihari minggu puluhan keluarga yang rumahnya telah terdapat perpustakaan atau pojok baca diwajibkan membaca.

“Konsepnya semacam car free day, jadi setiap minggu pagi keluarga yang tergabung one home one library harus membaca,” kata ketua TBM Kuncup Mekar, Andriyanta, Minggu, (30/1/2017).

Terang Andriyanta, sementara waktu memang baru berjalan di 2 Rukun Tetangga (RT) dengan jumlah 50-an anggota keluarga. Karena dua RT tersebut menjadi pilot project program One Home One Library.

“Semoga tidak ada halangan, April mendatang kami akan launching pojok baca lagi di 3 RT di dusun berbeda,” harap Andriyanta.

Atas ajakan melalui gagasan berupa program GMM tersebut warga menunjukkan antusiasme yang baik. Tak hanya kalangan anak dan remaja usia produktif saja, kakek nenek pun ikut ‘pegang’ buku memberikan dukungan penuh.

Andriyanta yakin, dengan adanya kesediaan warga golongan usia tua memberikan dukungan dengan turut serta aktif di GMM dapat menjadi contoh yang baik bagi anak cucu agar membiasakan membaca.

Sebab, meskipun mereka tidak membaca sungguhan, hanya melihat-lihat gambar saja sudah dapat menjadi teladan. Menurutnya hal tersebut menjadi bentuk partisipasi yang luar biasa, sehingga bagi generasi muda mestinya tidak kalah aktif.

Benar apa yang disampaikan Andriyanta, Sudiro, salah satu kakek warga Padukuhan Sumuran, Desa kepek nampak mendampingi cucunya membuka-buka buku koleksi di pojok baca yang terdapat di rumahnya.

“Mengajak anak cucu agar suka membaca. Hari Minggu ini memang sedikit yang terlihat membaca di rumah, maklum musim panenan. Warga yang lain sejak pagi pergi ke ladang,” tutur Sudiro. (Kandar)

Komentar

Komentar