Gelombang Tinggi Perahu Nelayan Baron Dievakuasi

oleh -
iklan dispar

TANJUNGSARI, kabarhandayani.–Tingginya gelombang air laut hingga 16 feet atau 4.8 meter pada beberapa hari terakhir ini telah menggerus pasir pantai di Pantai Baron. Akibatnya sebagian pasir pantai terkena efek abrasi yang cukup parah.
Abrasi ini semakin menguatirkan karena gelombang laut masih sering menerjang bibir pantai, dimana tempat perahu para nelayan diletakkan. Dengan terpaksa sebagian perahu harus diangkat ke atas talut guna menghindari terjangan gelombang laut yang sewaktu-waktu bisa semakin tinggi.
Munarso, salah satu nelayan di Pantai Baron mengungkapkan, pemindahan perahu ke tempat yang lebih aman ini telah berlangsung sejak Rabu, (16/7/2014) lalu. Namun tidak semua perahu diangkat ke atas talut, karena masih ada beberapa meter area pantai yang dianggap aman dari terjangan ombak.
“Kalau gelombang tinggi telah terjadi sekitar seminggu lalu, namun kebanyakan perahu mulai diangkat sejak hari Rabu,” kata Munarso, Sabtu (19/7/2014).
Akibat kejadian ini, perahu yang terparkir seakan kelihatan berdesak-desakan. Bahkan tidak semua perahu pada posisi aman karena sebagian badan perahu di ujung selatan terlihat tergantung di atas pasir yang tergerus abrasi.
Tingginya gelombang laut ini, lanjut Munarso, juga menyebabkan jumlah nelayan yang melaut menjadi berkurang. Akibatnya persediaan ikan menjadi menipis meski tidak menyebabkan harga ikan melonjak.
“Hasil penangkapan ikan pasti berkurang, tetapi hal ini tidak semata-mata karena gelomba
ng tinggi, namun juga karena belum musim panen ikan. Bulan Juli ini memang biasanya tidak banyak ikan,” pungkasnya.(Maryanto/Tty)

Komentar

Komentar