Gari Art Festival 4: Pentas Seni Dan Pemberdayaan Dalam Satu Agenda

oleh -
Gari Art Festival dibuka oleh BUpati Gunungkidul, Badingah, S.Sos. (KH/ Kandar)
iklan-idul-fitri-smkn3-wno

WONOSARI, (KH),– Gari Art Festival (GAF) ke 4 dibuka Bupati Gunungkidul, Badingah, Sos., Sabtu, (26/7/2019) sore. Kegiatan pentas seni yang dilengkapi pameran atau bazar potensi UKM di Desa Gari, Wonosari, Gunungkidul tersebut diselenggarakan di lapangan desa setempat.

Kepala Desa Gari, Widodo, S.IP., mengatakan, tema kegiatan pada tahun ke-4 ini yakni ‘Sumbut’, “iki RTku, endi RTmu?”.

“Spirit Gari Art Festival kali ini mengangkat tentang potret masyarakat Rukun tetangga (RT) disemua Padukuhan yang ada di Desa Gari. Tentang potensi serta cerminan kondisi masyarakat RT di dalamnya,” jelas Widodo.

iklan kejari

Jelas dia, ‘iki RTku, endi RTmu?’ merupakan sebuah pernyataan dan pertanyaan yang dilontarkan atau disampaikan masyarakat. “Ini lho RT tempat saya, bagaimana RT di tempat tinggalmu?, Kurang lebih seperti itu,” imbuh Widodo.

Sambungnya, konsep GAF#4 kali ini berusaha memunculkan semangat semua masyarakat lingkup RT, mencerminkan kegotong-royongan serta nilai – nilai kearifan lokal yang ada di dalamnya.

Pentas seni dan pameran potensi semua RT saling dukung satu sama lain. Ada aspek pelestarian seni serta pemberdayaan bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Gari Art Festival, Septiyan Nurmansyah menambahkan, lewat Gari Art Festival, karang taruna hendak mengangkat dan mendukung potensi masing – masing RT sebagai ruang tumbuh masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.

Lebih jauh disampaikan, karang taruna menjadi penggagas dan penyelenggara kegiatan tahunan tersebut. Agenda GAF ke 4 kali ini diselenggarakan selama dua hari, 26 hingga 27 Juli 2019 ini.

“Kegiatan juga untuk mengapresiasi peran pimpinan (Ketua RT) yang berdedikasi tinggi ngurusi dan ngemong masyarakat sekitarnya, tanpa berfikir tanda jasa dan lebih mengedepankan nilai – nilai gotong royong dan kerukunan bersama untuk kemajuan masyarakat,” papar Septiyan.

Dalam kesempatan membuka GAF, Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos., mengapresiasi kegiatan masyarakat serta karang taruna Desa Gari dalam mengoptimalkan potensi wilayah.

Pameran UKM dari 48 RT di Desa Gari. KH/ Kandar.

Dirinya meminta agenda desa yang terlaksana penuh dengan kegotong-royongan tersebut untuk dipertahankan hingga diwaktu mendatang. Sebab, perubahan masyarakat menuju sejahtera dapat dirintis bermodal kuatnya gotong-royong dari lingkup masyarakat terkecil.

“Sejahtera serta majunya daerah dari lingkup yang kecil nanti akan membawa majunya wilayah yang lebih luas yakni dalam cakupan kabupaten,” ujar Badingah.

hut gk kh

Komentar

Komentar