Enerbi lanjutkan Program Pengangkatan Air Tenaga Surya di Panggang

oleh -
Peresmian Scale Up sistem PATS di Banyumeneng II, Panggang. KH
iklan dispar
Peresmian Scale Up sistem PATS di Banyumeneng II, Panggang. KH
Peresmian Scale Up sistem PATS di Banyumeneng II, Panggang. KH

PANGGANG, (KH)— Untuk mengatasi permasalahan air di wilayah Gunungkidul, tepatnya di Desa Giriharjo, Panggang, beberapa pihak telah mengadakan pengembangan energi, berupa kegiatan Scale Up sistem Pengangkatan Air Tenaga Surya (PATS).

Kegiatan tersebut diprakasai oleh Energi Bersih Indonesia (Enerbi) melalui dana hibah yang dikelola oleh Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) yang diperuntukkan bagi Pemdes Giriharjo tepatnya berada di Banyumeneng II. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan setelah sebelumnya dilaksanakan di banyumeneng I.

Dalam laoprannya, Dirut Enerbi, Dinar Ari Prasetya, MBA memaparkan, Yayasan Enerbi merupakan yayasan yang bersifat independen dan profesional serta berbasis social entrepreneurship, dengan ruang lingkup kegiatan antara lain penelitian, pengembangan, publikasi, sosialisasi dan diseminasi, serta pengabdian masyarakat.

“Yayasan Enerbi memiliki visi untuk mewujudkan kemandirian energi bangsa melalui konservasi energi dan pengembangan energi terbarukan di Indonesia, selain itu Yayasan Enerbi senantiasa berusaha menjadi jembatan antara masyarakat-industri-akademisi untuk mewujudkan visi tersebut,” urai Dinar saat peresmian Scale Up sistem PATS, Senin, (21/11/2016).

Pada tahun 2015 yayasan Enerbi menerima penghargaan Energi Prakarsa Kelompok masyarakat dari kementrian ESDM. Penghargaan diberikan atas usaha pengembangan energi terbarukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat yakni kegiatan pembangunan sistem pengangkatan Air Tenaga Surya (PATS) di Padukuhan Banyumeneng I.

Sementara itu, Dirut Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), DR Erwin Widodo, pada kesempatan yang sama memberikan keterangan, ICCTF merupakan lembaga yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan dan menyalurkan dana hibah dari berbagai sumber untuk mendanai penanganan perubahan iklim di Indonesia.

Sambungnya, Dana hibah ICCTF dibagi menjadi tiga fokus area antara lain mitigasi berbasis lahan, Energi, Adaptasi dan Resilience. “Kegiatan Scale Up system PATS di Banyumeneng II merupakan kegiatan yang didanai oleh ICCTF dengan fokus area di bidang energi,” jelasnya.

Camat Panggang, Ag. Gunawan menyambut baik sekaligus berterimakasih atas program dari Enerbi dan ICCTF yang direalisasikan di wilayahnya itu. Ia berharap hal tersebut menjadi solusi permasalahan pemenuhan air di wilayahnya khususnya di Padukuhan Banyumeneng II.

“Tentu bersyukur, Banyumeneng II termasuk wilayah sulit air di daerah kami, sebenarnya ada sumber air tetapi jarak dan topografi menjadi halangan pemanfaatan air oleh warga,” ungkapnya.

Pada kegiatan peresmian di hadiri oleh Staf Ahli Gubenur DIY, Staf Ahli Bupati Gunungkidul, Staf Ahli Bidang Produktifitas Menristekdikti, Eksekutif Direktur ICCTF, Presiden Direktur Enerbi, Muspika Kecamatan Panggang, Perangkat Desa Giriharjo dan warga Banyumeneng II. (Kandar)

Komentar

Komentar