Dukung Akses Wisata Dan Ekonomi, Jalan Menuju Sriten Diresmikan

oleh -
Jalan menuju embung Sriten yang telah terbangun. KH.
iklan dispar

NGLIPAR, (KH),– Jalan sepanjang 5,1 kilometer di Desa Pilangrejo menuju puncak kawasan Embung Sriten, Nglipar diresmikan. Terbangunnya jalan berupa pengerasan beton semen tersebut diharapkan dukung pertumbuhan perekonomian warga.

Saat peresmian jalan oleh Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos., Kepala Desa Pilangrejo, Sunaryo mengungkapkan, jalan tersebut akan merangsang pertumbuhan perekonomian masyarakat khususnya di Desa Pilangrejo.

“Dapat meningkatkan sektor pertaian dan hasil hutan. Selain itu tentu meningkatkan kunjungan wisata di Embung Sriten,” kata Sunaryo saat menyampaikan sambutan, Selasa, (5/3/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR) Gunungkidul, Edi Praptono mengatakan, pembangunan jalan antara Desa Pilangrejo dan Embung Sriten dilaksanakan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Gunungkidul Tahun Anggaran 2018.

“Pembangunan jalan memakan waktu selama 120 hari,” jelasnya.

Jalan tersebut memiliki panjang jalan 5.1 kilometer dengan lebar 4 meter. Konstruksi pengerasan kaku benton semen dengan tebal 20 cm.

“Tujuan pembangunan jalan ini untuk mendukung perekonomian masyarakat melalui pariwisata. Pembangunan guna mendukung event-event penting, seperti lomba paralayang tingkat Asean di area Embung Bathara Sriten yang digelar beberapa waktu lalu,” ungkap Edi.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos., menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan terus bekerja keras dengan dukungan institusi terkait dari pusat hingga provinsi, untuk meningkatkan kuantitas maupun kualitas sarana prasarana jalan yang ada.

Kata dia, keberadaan jalan menuju obyek-obyek wisata potensial, sangat diperhatikan agar sesegera mungkin mendapatkan penanganan yang proporsional. Sehingga upaya pengembangan obyek wisata Gunungkidul juga lebih cepat dan lancar.

“Embung Batara Sriten Salah satu obyek wisata potensial yang kita dorong pengembangannya. Keberadaan obyek wisata yang telah dirintis sejak beberapa tahun terakhir ini sangat membutuhkan sarana prasarana jalan yang nyaman dan aman,” papar Badingah.

Baca Juga: Embung Sriten, Lokasi Paralayang Khusus Profesional

 

Menurut dia, dengan kondisi jalan yang nyaman, wisatawan semakin berminat untuk mengakses obyek wisata tersebut.

Komentar

Komentar