Dukuh Purbosari Minta Bupati Sesekali Menengok

oleh -
Dharda S Zarokh, Dukuh Purbosari. KH/ Kandar
iklan dispar
Dharda S Zarokh, Dukuh Purbosari. KH/ Kandar
Dharda S Zarokh, Dukuh Purbosari. KH/ Kandar

WONOSARI, (KH)— Paska dilantiknya Bupati Gunungkidul, Badingah S Sos beberapa waktu lalu membuat sebagian besar masyarakat bangga, banyak pesan dan harapan dari berbagai elemen supaya ada perbaikan disemua bidang pembangunan.

Begitu juga dengan Dukuh Purbosari, Dharda S Zarokh, dirinya juga merasa bangga karena salah satu warga di wilayahnya menjabat sebagai Bupati. Beralasan masih dalam satu wilayah padukuhan, ia berharap ada perhatian lebih dari Badingah.

Ia maklum, jabatan Bupati tentu mempunyai aktivitas yang padat karena tugasnya didedikasikan bagi masyarakat seluruh Gunungkidul. Namun demikian, disela jadwal rutinitas yang padat itu ia berharap sesekali Badingah bersedia menengok kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungannya.

“Kemarin masih sering sarasehan di tingkat RT, sekarang pasti sibuk lagi. Ibu Badingah minta di sms ketika ada acara apapun dilingkup RT atau padukuhan,” kata Dharda beberapa waktu lalu.

Ia Menambahkan, salah satu keinginan warga Padukuhan Purbosari yang belum terpenuhi yaitu memiliki sekolah/ gedung PAUD sendiri. Beberapa kali upaya gagal lantaran terkendala sarana dan prasarana.

“Mudah-mudahan hal itu dibantu Ibu,” tambahnya. Selain itu, lanjut dia, meski bukan beliau langsung yang mengurusi, ada perhatian terhadap UKM lokal khususnya bidang usaha katering, seperti usaha miliknya. Ia berharap ketika ada even atau acara yang membutuhkan konsumsi, maka memanfaatkan katering dan jasa boga lokal Gunungkidul saja, sehingga tidak perlu menggunakan jasa dari luar.

“Menggunakan jasa lokal sama artinya mendorong kemajuan, dari usaha ini kita juga ikut bayar pajak kok,” ulasnya. Tak hanya terpaku pada salah satu UKM saja tetapi ada pemerataan dalam memesan setiap kali ada kegiatan.

Dirinya yakin, pelayanan dan kualitas juga tidak kalah dengan jasa katering dari luar. Dharda mengaku juga sudah masuk Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI). (Kandar)

Komentar

Komentar