Depresi, Warga Tepus Akhiri Hidup

oleh
Ayo bantu cegah bunuh diri dengan peduli diri sendiri dan peduli sesama di dekat kita. Foto ilustrasi: Tribunjabar.

TEPUS, (KH),– Pagi hari, Senin, (16/12/2019) warga Desa Sumber Wungu, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, DIY dihebohkan dengan ditemukannya warga setempat yang meninggal dunia secara gantung diri.

Pelaku, Wakino (44), sebagaimana disampaikan Kepala SPKT Polsek Tepus, Aiptu Wakijan, tidak sengaja ditemukan kakak iparnya meninggal dunia di sebuah hunian yang sedang dalam tahap rehab.

“Gantung diri di papan pijakan orang untuk pasang batu bata,” terang Aiptu Wakijan. Laporan yang masuk ke pihaknya ditindaklanjuti dengan mengecek ke lokasi bersama pihak medis.

Petugas medis Puskesmas Tepus 1, Andang Setiawan, tidak menemukan adanya kejanggalan terhadap kematian pelaku.

Pihak medis dan kepolisian menyatakan bahwa Wakino meninggal dunia murni karena gantung diri. Hal ini dapat diterima oleh pihak keluarga. Berdasar penelusuran lanjutan, tindakan mengakhiri hidup tersebut dilatarbelakangi karena depresi. (red)

Catatan Redaksi:

  1. Ayo bantu ringankan beban dan pulihkan keluarga terdampak bunuh diri, dan berhentilah mencemooh, mengolok-olok atau menghujat orang/keluarga penyintas dari bunuh diri. Kejadian bunuh diri adalah peristiwa kemanusiaan dan problema kita bersama, dapat menimpa siapa saja tanpa memandang status sosial, pendidikan, agama, jender, dan atribut-atribut lainnya.
  2. Ayo bantu cegah bunuh diri di Gunungkidul dengan cara peduli kondisi fisik dan kejiwaan anggota keluarga, sanak saudara, dan sesama. Berikan bantuan kepada sesama yang memerlukan dukungan permasalahan kejiwaan atau kesejahteraan mental.
  3. Menyambungkan sesama yang membutuhkan pertolongan problema kejiwaan dengan layanan kesehatan terdekat (Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit) atau layanan konseling kepada pemuka masyarakat dan pemuka agama setempat dapat menjadi upaya preventif mencegah bunuh diri.

Komentar

Komentar