Cuaca Buruk Melanda Gunungkidul, Masyarakat Dihimbau Waspada

oleh -
Ilustrasi Foto : Antaranews.com
iklan dispar
Ilustrasi Foto : Antaranews.com
Ilustrasi Foto : Antaranews.com

WONOSARI, (KH) —  Pasca terjangan angin yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Gunungkidul, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada. Tiupan angin yang menerjang di Kecamatan Tanjungsari pada Rabu (11/02/2015) dan Sebagian besar wilayah di Kecamatan Wonosari dan sekitarnya pada Jumat (13/02/2015) telah merusak beberapa rumah warga dan menumbangkan pepohonan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menghimbau seluruh masyarakat di kawasan selatan dan tengah Kabupaten Gunungkidul, untuk waspada akan tiupan angin kencang dan hujan deras disertai petir. “Perlu diwaspadai peningkatan kecepatan angin yang membuat pohon tumbang atau baliho dan bangunan yang lainnya,” kata Indah Retno Wulan selaku staf data dan informasi BMKG Yogtakarta.

Ia menambahkan, kepada masyarakat agar berhati-hati ketika sedang beraktifitas di luar ruangan. Terutama saat ada tanda-tanda akan terjadi hujan lebat disertai dengan angin; diharapkan untuk berteduh terlebih dahulu dan mencari tempat yang aman.

“Mengingat banyak pepohonan di Kabupaten Gunungkidul yang terdapat di pinggir jalan, berbahaya, jika tetap beraktibitas ,seperti berkendara ketika terjadi hujan disertai angin” imbuhnya.

Ia menjelaskan, sudah dua hari terakhir angin kencang terjadi di wilayah Gunungkidul. Angin yang kini bertiup berasal dari perubahan angin di selatan Pulau Jawa dan timur laut Australia. Selama periode tersebut angin bertiup di atas kecepatan rata-rata, yakni 15 knot hingga 40 knot atau kecepatan mencapai 30-40 km/jam.

“Kondisi tersebut diprediksi akan terjadi hingga tiga hari ke depan, maka dari itu warga dihimbau tetap waspada dan tidak berada di sekitar pohon besar ketika terjadi hujan yang disertai angin,” jelasnya.

Ia menambahkan, adanya pohon besar yang berada di dekat rumah warga, sangat riskan tumbang jika terjadi angin kencang seperti yang menerjang Kecamatan Wonosari dan Tanjungsari. “Terlebih usia pohon yang sudah tua dikhawatirkan bisa tumbang saat diterjang angin kencang,” tandasnya. (Atmaja/Tty)

Komentar

Komentar