Nuansa Tempo Dulu Jembatan Gantung Prahon

oleh -
Petani yang sedang menyeberang. Foto : Edo
iklan dispar
Petani yang sedang menyeberang. Foto : Edo
Petani yang sedang menyeberang. Foto : Edo

PLAYEN, (KH) – Gunungkidul memang dikenal memiliki pegunungan karst , pantai , situs-situs bersejarah dan kulinerkulinernya yang unik. Gunungkidul juga menyimpan tempat-tempat tersembunyi di antaranya adalah jembatan gantung yang bernuansa tempo dulu.

Jembatan gantung ini terletak di Dusun Wonolagi Desa Ngleri Kecamatan Playen. Akhir-akhir ini tempat ini memang sering dikunjungi oleh anak anak muda yang suka berfoto-foto dan yang hobi fotografi. Nama jembatan gantung ini adalah jembatan Gantung Prahon.

Lokasi Jembatan Gantung Prabon masih terpencil dan hanya orang-orang tertentu yang mengunjunginya. Perlu perjuangan untuk sampai di jembatan. Jalan menuju ke Jembatan Gantung Prahon, melewati Kecamatan Patuk; lebih tepatnya Desa wisata Jelok ambil ke kiri, kalau dari arah Wonosari. Kalau dari arah Yogyakarta, ambil kanan lalu lurus terus hingga menemui perempatan yang ada tugunya yang berwarna hijau. Di situ sudah ada petunjuk arah ke arah Prahon, lalu ambil ke arah kiri mengikuti jalan setapak (cone blok). Lurus terus hingga berujung pada jembatan gantung ini.

Jembatan Gantung Prahon dibangun pada Tahun 2005 oleh masyarakat yang bekerja sama dengan Mahasiswa Universitas Gajah Mada. Dana yang digelontorkan untuk membuat jembatan gantung ini kurang lebih 200 juta,” kata Sunardi selaku ketua RT di dusun tersebut (12/2/2015).

Di jembatan gantung ini kita bisa melihat para warga yang sedang beraktifitas melewati jembatan, seperti petani yang sedang menyebrang , para warga yang sedang mencuci, dan luasnya sungai oya. Selain itu bagi yang suka berfoto-foto tempat sangat cocok mengingat jembatan ini bernuansa tempo dulu. (Edo/Tty)

Komentar

Komentar