Bupati Badingah Kunjungi Taman Kehati Purwodadi Tepus

oleh -
iklan dispar
Bupati Badingah kunjungi Taman Kehati Purwodadi Tepus. Dok: Pemdes Purwodadi.
Bupati Badingah kunjungi Taman Kehati Purwodadi Tepus. Dok: Pemdes Purwodadi.

TEPUS, (KH)— Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos melakukan kunjungan kerja ke Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Jurug dan Sengon yang berada di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus, Selasa, (7/4/2015).

Kades Purwodadi Sucipto menyampaikan, Taman Kehati Jurug memiliki luas 2 ha yang berada di lahan tanah kas desa. Taman dikelola oleh Kelompok Pengelola Taman Wana Lestari. Jenis tamanan yang ada di taman ini mayoritas berupa tanaman keras atau tanaman tahunan.

“Taman Kehati Sengon juga berada di tanah kas desa dengan luas mencapai 6 ha. Kelompok Tani Wanita Sari Indah sebagai pengelola berkonsentrasi menjadikan taman ini sebagai kebun buah, selain aneka tanaman buah juga ada anggrek lokal,” jelas Sucipto.

Dalam kunjungannya, Badingah menyatakan sangat mendukung apa yang telah digagas Pemerintah Desa Purwodadi, Taman Kehati selain sebagai lahan pelestarian alam dan pelestarian jenis buah-buahan lokal, keberadaannya dapat dijadikan sebagai pelengkap sektor pariwisata pantai yang ada di wilayah tersebut. Dengan begitu, peluang pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat semakin terbuka.

Lebih dalam, Suroyo SSos, Kabag Pembangunan Desa Purwodadi, memaparkan, Taman Kehati Jurug digadang menjadi destinasi wisata satu paket dengan Pantai Timang, sedangkan Taman Kehati Sengon dikonsep menjadi sebuah wahana wisata edukasi. “Arahnya minimal pengenalan bagi pelajar dari tingkat TK, SD, dan seterusnya mengenai tanaman lokal dan langka serta jenis-jenis buah lokal, apakah nama ilmiahnya, bagaimana cara merawat dan lain sebagainya,” paparnya.

Ia menambahkan, berbagai konsep tersebut, terkait pengelolaan akan dikembalikan kepada masyarakat. Dengan begitu, selain memberi peluang kepada warga untuk berwirausaha, upaya pengelolaan dapat menyerap tenaga kerja sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan.

Suroyo mengakui, upaya menggabungkan Taman Kehati ke dalam kegiatan kepariwisataan yang telah dilakukan Pemdes bersama masyarakat masih sering menenui kendala. Pihaknya terus berupaya untuk mengatasi berbagai kendala yang dijumpai di lapangan tersebut.

“Kita bersama-sama mempersiapkan SDM, mengadakan pelatihan, studi banding serta memberikan pemahaman tentang bagaimana mengelola destinasi wisata, bagaimana sebagai pemandu, dan lainnya,” pungkasnya. (Kandar)

Komentar

Komentar