BOR Rumah Sakit Untuk Pasien COVID-19 di Gunungkidul Menurun

oleh -
dinas kesehatan gunungkidul
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty. (KH/Kandar)

WONOSARI, (KH),– Bed Occupancy Ratio atau BOR ruang isolasi pasien COVD-19 rumah sakit di Gunungkidul mengalami penurunan. Kabar baik ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty Minggu (22/8/2021).

“BOR turun, saat ini prosentasenya 58,7 persen. Jumlah penambahan harian pasien COVID-19 juga turun dibanding hari sebelumnya,“ kata Dewi.

Pihaknya melaporkan, Minggu (22/8/2021) penambahan kasus COVID-19 sebanyak 40 pasien. Jumlah tersebut menurun cukup jauh dari hari sebelumnya.

“Hari sebelumnya ada penambahan 79 pasien. Setelah diolah dengan angka kesembuhan, jumlah pasien dirawat juga menurun. Sebelumnya ada 1080 pasien, hari berikutnya tinggal 987 pasein,” ungkapnya.

Pihaknya juga menginformasikan, saat ini pasien yang dirawat di sarana Isolasi Terpusat (Isoter) ada 7 pasien saja.

Dewi berharap, jumlah pasien sekaligus BOR Rumah Sakit pasien COVID-19 terus mengalami penurunan.

Dewi menambahkan, Dinkes belakangan tengah menyiapkan vaksin COVID-19 dari Moderna untuk diberikan kepada masyarakat umum.

“Stok vaksin tersebut sudah didistribusikan dari pusat. Ada sekitar 3 ribuan dosis Vaksin Moderna yang diterima,” jelas Dewi.

Moderna, lanjut dia, juga diberikan sebanyak dua dosis. Jarak antar dosis sama dengan Sinovac, yaitu sekitar 3 minggu.

“Vaksin Moderna dapat diberikan untuk warga berumur 18 tahun ke atas,” tukasnya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar