Bencana Gelombang Tinggi, Pantai Somandeng Dan Sadranan Menjadi Korban Terparah

oleh -
Gelombang tinggi merobohkan lapak dan gazebo, (8/6/2016)
iklan dispar
Gelombang tinggi merobohkan lapak dan gazebo, (8/6/2016)
Gelombang tinggi merobohkan lapak dan gazebo, (8/6/2016)

TANJUNGSARI, (KH)— Guna antisipasi adanya gelombang tinggi yang terjadi, Rabu,(8/6/2016), sebelumnya Tim Search And Rescue (SAR) Pantai Selatan telah memberikan peringatan kepada seluruh warga, pedagang, dan nelayan di kawasan pantai.

Ketua Tim SAR Satlinmas Wilayah II Baron, Marjono menyampaikan, sebelumnya pihaknya telah memberikan himbauan agar tidak ada aktivitas terlebih dahulu baik nelayan pedagang maupun kegiatan wisata.

“Bahkan kami sampaikan agar mengamankan barang berharga dari ancaman gelombang tinggi, seperti nelayan, mereka dihimbau untuk mengamankan kapal ke tempat yang lebih tinggi atau aman,” kata Marjono.

Hal tersebut ditempuh untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar. Pihaknya menilai meski banyak kerusakan di sana sini namun tidak ada korban luka bahkan jiwa. Pihaknya juga memastikan berkat adanya langkah antisipasi tak ada kapal nelayan yang rusak.

“kebayakan gazebo dan lapak wisata serta beberapa kios pedagang yang terkena dampak gelombang, dampak paling parah berada di Pantai Somandeng, dan juga Sadranan,” jelas dia.

Berdasar data yang dihimpun Tim SAR hingga tengah hari, berikut rincian kerusakan di beberapa pantai selatan, Pantai Drini; 7 Gasebo ambrok dan 13 Warung makan tertimbun pasir putih sedalam 5 cm, Pantani Sadranan; 8 Gasebo ambruk dan 3 Gasebo terbawa arus ke selatan/ ke laut.

Pantai Ngandong; 4 Gasebo terbawa arus ke selatan/ ke laut dan 1 Gasebo ambruk, Pantai Sundak; 3 Gasebo ambruk, 1 Rumah makan rusak berat, 2 Rumah makan tertimbun pasir 50 cm dan 3 Kamar mandi tertimbun pasir 50 cm.

Pantai Somandeng; terdapat 25 Gasebo ambruk, 12 Gasebo terbawa arus ke tengah, 5 Lapak pedagang rusak, dan 1 Rumah makan rusak dinding ambrol. Pantai Pulang Sawal; 1 Rumah makan terkena abrasi dan 8 Gasebo tertimbun pasir 100 cm, sedangkan di Pantai Pok Tunggal terdapat 1 bangunan pos SAR ambruk. (Kandar)

Komentar

Komentar