Nelayan Pantai Baron Gelar Labuhan

oleh -2853 Dilihat
oleh
labuhan
Prosesi tradisi Labuhan di Pantai Baron. (ist)

GUNUNGKIDUL, (KH), — Nelayan bersama masyarakat di Kawasan Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul yang tergabung dalam kelompok nelayan Mina Samudera menggelar ritual Sedekah Laut pada Rabu (05/10/2022).

Tak pelak ritual menarik perhatian ribuan warga serta wisatawan. Mereka yang datang menyaksikan secara langsung prosesi labuhan atau sedekah laut itu.

Panewu Tanjungsari, Edi Sedono mengatakan ritual Sedekah Laut telah menjadi tradisi turun-temurun warga setempat. Ritual digelar setiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil tangkapan ikan.

“Sebagai syukur kepada Tuhan atas panen atau hasil tangkapan ikan yang melimpah serta diberikan keselamatan selama mencari nafkah,” ungkapnya.

Acara sedekah laut diawali dengan kenduri. Ratusan warga yang datang membawa aneka olahan makanan khusus dari hasil bumi, uba rampe ritual hingga sesajen. Warga membawa aneka makanan dengan pikulan menuju panggung yang ada di Pantai Baron. Ritual terlebih dahulu diawali dengan doa lalu sebagian diarak menuju tepi pantai.

Uba rampe, diantaranya bunga berbagai warna kemudian ditabur ke pantai. Sementara sesajen dalam pikulan dibawa dengan perahu milik nelayan setempat untuk dilarung ke laut.

Panewu berharap, kearifan lokal milik warga tersebut dapat terus dilestarikan setiap tahun. Bahkan dikolaborasikan menjadi atraksi wisata.

Menurut Edi, kendati setahun sekali tradisi tersebut sedikit banyak mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. Sebab, jika dikemas sebagai atraksi wisata, adat tradisi ini bisa menarik lebih banyak para wisatawan.

Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto ikut menyaksikan prosesi Sedekah Laut ini dari awal hingga akhir. Ia juga ikut melarung atau melepas uba rampe dan sesajen yang disiapkan.

Wakil Bupati berharap ada sinergi lintas sektor agar tradisi ini bisa dijaga dan diangkat sebagai daya tarik wisata. Tradisi Labuhan menjadi bagian dari keistimewaan yang layak terus dilestarikan.

“Semoga juga mampu membawa masyarakat Gunungkidul lebih adem ayem, semangat gotong-royong semakin kuat, selalu menjaga soliditas, solidaritas, dan kekeluargaan.

Selain dihadiri Wakil Bupati Gunungkidul, hadir pula Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pariwisata, serta sejumlah tokoh masyarakat. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar