Antisipasi Penyakit di Musim Pancaroba

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, Kabarhandayani.- Masa perpindahan dari musim hujan ke musim kemarau atau dikenal dengan musim pancaroba,  memberi pengaruh yang kurang baik bagi kesehatan. Pengaruh tersebut perlu diwaspadai untuk tetap menjaga kesehatan tubuh.
dr. Dewi Irawaty, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menjelaskan, cuaca di musim pancaroba menyebabkan virus dan bakteri lebih mudah menyerang dan berkembang biak dengan cepat. Penyakit yang biasanya menyerang di musim tersebut adalah influenza, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) hingga tuberculosis (TBC).
“Jika sistem kekebalan tubuh tidak dalam keadaan fit, maka tubuh akan mudah terinfeksi virus penyakit,” jelasnya pada Jumat (18/7/2014).
Lanjut Dewi, untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, diperlukan kesadaran diri untuk memperkuat imunitas dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi.  Selain itu,  perlu juga menghindari makanan dan minuman yang memicu munculnya penyakit, seperti meminum es ketika udara panas, terlalu banyak mengkonsumsi kafein atau membeli makanan sembarangan.
Imunitas juga bisa didapatkan dengan menjaga pola tidur dengan tidak tidur terlalu malam. Membagi waktu untuk bekerja dan beristirahat merupakan hal penting lain yang harus diperhatikan.
Menurut Dewi, mengurangi aktifitas di luar ruangan juga dapat meminimalisir terjangkitnya penyakit. Hal ini, guna mengantisipasi masuknya angin yang membawa penyakit bagi tubuh. Dianjurkan pula untuk menghindari daerah yang berdebu dan memakai masker ketika di luar ruangan.
“Penyakit itu bisa menyerang ketika daya tahan tubuh rendah. Bisa juga,  ketika daya tahan tubuh kita baik, tetapi cuaca membuat penyakit mudah menular. Jadi,  antisipasi agar tidak terjangkit penyakit  akan lebih baik,” pungkasnya.(Mutia/Tty)

Komentar

Komentar