Acara Bersepeda MTB di Geopark Nglanggeran Berlangsung Meriah

oleh -
iklan dispar

PATUK, kabarhandayani.–Acara Geocycle at Geopark Gunung Sewu Geosite Gunung Api Purba yang digelar di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk pada hari Minggu (14/9/2014) mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat dalam dan luar Gunungkidul. Jumlah peserta melebihi target. Dari kuota 400 peserta, hingga pagi saat pemberangkatan jumlah peserta mencapai 422 peserta.
Antusiasme peserta pada event perdana ini lebih condong pada jalur mountain bike (MTB) dengan panjang 22 km. Terbukti dari seluruh 358 peserta tertantang untuk menaklukkan jalur MTB, dan sisanya memilih jalur funbike.
Dengan start dan finish di Embung Nglanggeran, peserta harus menaklukkan jalur berjarak tempuh 22 km melewati Desa Nglanggeran, Desa Putat dan Desa Bunder dengan variasi turunan dan tanjakkan terjal didominasi kawasan hutan. Tak jarang peserta kewalahan dan lebih memilih menuntun sepedanya, namun ada pula yang berhasil melewati trek dengan mulus.
Menurut Handoyo (48), peserta asal Kalasan Sleman, orang kelima yang berhasil mencapai finish tanpa diangkut, trek yang disajikan sangat menantang. Semua trek baik downhill ataupun tanjakan dapat ia taklukkan dengan lancar. “Tracknya bagus, cuma pulangnya yang berat karena didominasi tanjakan. Kalau finish di Bunder mungkin akan banyak yang berhasil start-finish tanpa nuntun atau angkut,” ungkapnya.
Masao (41), peserta asal Piyungan Bantul pun mengaku terpacu adrenalinnya dengan jalur MTB Nglanggeran. Meskipun sempat kesulitan dalam menakhlukan turunan, ia pun sampai finish dengan terus mengayuh pedalnya.
“Ini keasyikannya MTB, selain sebagai sarana olahraga, MTB juga melatih kecekatan termasuk dalam ngerem dan mengatur cepat lambatnya. Tidak lupa pula untuk memakai pengaman lengkap untuk mengantisipasi cedera. Harapannya acara seperti ini ada setiap tahunnya,” katanya.
Ketua Panitia Sugeng Handoko menjelaskan, acara yang menjadi upaya mengenalkan Geosite Gunung Api Purba sebagai warisan dunia ini memilih kegiatan bersepeda, karena sepeda merupakan sarana transportasi yang ramah lingkungan. Trek yang dilewati merupakan jalan setapak yang berada pada tanah milik warga. Bagi pecinta MTB yang berminat mencoba dipersilahkan tetapi harus mengkomuniksikan dengan pengelola.
“Untuk event ini kita sudah ijin pada warga yang bersangkutan dan Polsek Patuk yang turut mengamankan jalannya acara. Adanya 2 peserta yang mengalami cedera dan sudah kami evakuasi. Untuk ke depannya akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dalam sambutan pelepasan berharap, acara ini tidak hanya menjadi wahana adventure, tetapi juga sebagai sarana untuk mengenalkan destinasi wisata di Gunungkidul, layaknya Kawasan Ekowisata Nglanggeran dan dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya.
Seusai acara, diadakan pembagian doorprize, yakni 8 sepeda gunung, 5 HP, 5 TV, 5 VCD, 5 radio, 5 kipas angin, 5 setrika, 5 magicom, 5 kompor gas, T-shirt Gunung Api Purba, dan doorprize lainnya. (Mutiya/Jjw).

Komentar

Komentar