Wisata Gunungkidul Mendunia Lewat Geopark Gunungsewu

oleh -
iklan dispar

PATUK, kabarhandayani.–Wisata Gunungkidul sudah tersiar di berbagai pelosok negeri. Dampaknya, Gunungkidul kini menjadi salah satu destinasi wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Belum lama ini, Gunungkidul yang merupakan bagian dari Kawasan Karst Gunung Sewu sudah dinilai oleh UNESCO untuk menjadi warisan dunia. Hal tersebut sangat menguntungkan Gunungkidul dalam hal promosi. Hal itulah yang disampaikan Bupati Gunungkidul, H. Badingah S.Sos dalam acara yang digelar oleh Biro Humas Pemda DIY yang menggandeng salah satu stasiun televisi nasional di Embung Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul.
“Geopark Gunungsewu tidak hanya sumber daya alam berupa gunung, goa dan pantai, namun juga termasuk di dalamnya seni dan budaya. Semua itu ditopang keberadaannya, dan dilestarikan baik dari pengadaan fasilitas dan pelaku seni itu sendiri,” jelasnya pada Rabu (23/7/2014).
Lanjut Badingah, budaya yang dikembangkan dan dilestarikan harus mempunyai nilai jual. Hal ini sehubungan dengan pengembangannya yang kini telah didukung oleh dana keistimewaan sehingga dapat dimaksimalkan.
“Geopark Gunungsewu ini memang dikonsep sebagai ekowisata dengan masyarakat sebagai pelaku utama agar dapat mensejahterakan rakyat,” tambahnya.
Sementara itu, Budi Martono, Sekretaris Daerah Gunungkidul yang juga sebagai narasumber dalam acara tersebut menambahkan, geopark ini merupakan cara untuk konservasi sumber daya alam di Gunungkidul. Selain itu, juga ajang pemberdayaan masyarakat agar dapat meningkat ekonomi kerakyatannya.
Sedangkan, Sugeng Purwanto, Kabid Perekonomian Bapeda DIY yang juga narasumber mengatakan, Gunungkidul memiliki karakteristik wisata yang khas mulai dari pantai, gunung api purba, kesenian dan kerajinan serta kearifan lokal. Semua potensi lokal tersebut menjadi keunggulan yang tidak dapat ditiru dan berfungsi sebagai sarana pendidikan, pelestarian alam, dan menarik wisatawan asing.(Mutia/Tty)

Komentar

Komentar