Warga Zona Selatan Gunungkidul yang Tercecer Vaksinasi Didominasi Lansia

oleh -1537 Dilihat
oleh
Vaksin covid-19
Pelaksanaan vaksinasi kerjasama Dinkes Gunungkidul dan BIN DIY di Dusun Pulegundes, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. (KH)

TEPUS, (KH),– Vaksinasi masih berlangsung di Kabupaten Gunungkidul. Berdasar evaluasi, progres vaksinasi mengalami perlambatan belakangan ini. Dari beberapa kategori sasaran, lansia tergolong merupakan sasaran yang capaiannya rendah daripada kategori yang lain.

Data yang disodorkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Kapanewon Tepus merupakan satu dari 6 kapanewon lain yang capaian vaksinasinya rendah. Karenanya Tepus menjadi sasaran program Sasar Sisir Vaksinasi yang dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN) DIY. Sejauh ini kapanewon tersebut capaian vaksinasinya masih di bawah angka 70 persen.

Pelaksanaan vaksinasi bersama Dinkes, Kamis (16/12/2021) digelar di Balai Padukuhan Pulegundes 1, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul.

Pada vaksinasi massal di wilayah zona selatan Gunungkidul ini, penyelenggara menargetkan diikuti antara 500 sampai dengan 1000 sasaran.

“Hari ke empat dari ‘Pekan Sasar Sisir Warga Belum Vaksin’ yang digagas Tim Mobile Vaksin BIN bersama Dinkes ini, menyasar wilayah Tepus. Target sama dengan wilayah capaian rendah lainnya, 500 sampai dengan 1000 rang,” ungkap Eko Susilo, perwakilan BIN DIY di Kabupaten Gunungkidul, Kamis, (16/12/2021).

Berbeda dengan kapanewon lain sebelumnya, dengan mempertimbangkan medan geografis yang ada “Tim Sasar Sisir” harus kerja ekstra dalam mempersiapkannya. Persiapan vaksinasi di wilayah Tepus dianggap paling lama dibanding wilayah sasaran yang lain.

“Sejak seminggu sebelumnya sudah dilalukan pendataan. Kami minta para pemangku wilayah memastikan data warga yang belum vaksin. Jangan sampai Tim jauh jauh menyasar ke wilayah paling selatan ini tanpa hasil maksimal. Dan alhamdulillah hari ini terlaksana,” lanjut Eko.

Sebagaimana disampaikan sebelumnya, Kapanewon Tepus menjadi salah satu dari 6 kapanewon yang masih kesulitan melampaui angka 70 persen vaksinasi di Kabupaten Gunungkidul. Dari 33.855 jumlah sasaran yang ada, baru 21.888 warga atau 64,65 persen yang telah tervaksin dosis 1. Adapun untuk dosis 2 juga tercatat kurang dari 50 persen. Daerah-daerah yang rendah capaian vaksinasinya tersebut membuat prosentase akumulasi vaksinasi di Gunungkidul stagnan di bawah angka 90 persen.

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Sidoharjo, Evi Nurcahyani membenarkan, sebagian besar warga di wilayahnya yang belum menerima vaksin kategorinya lansia.

“Sebagian besar yang belum tervaksin adalah lansia. Dari keseluruhan kategori sasaran, total yang belum vaksin 828 warga,” ungkap Evi.

Penyebabnya, lebih jauh Evi sampaikan, diantaranya karena tekanan darah lansia tak memenuhi syarat menerima vaksin.

“Selain itu jarak ke lokasi vaksinasi rutin seperti puskesmas cukup jauh, jika tak ada yang mengantar jelas tidak memungkinkan,” tukasnya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar