Tiga Kali Lakukan Percobaan, Selendang Biru Akhirnya Putus Nyawa Tumini

oleh -
ilustrasi. Dhadhung, kala, jerat, tali. KH/WG
iklan dispar
ilustrasi. Dhadhung, kala, jerat, tali. KH/WG

PLAYEN, (KH),– Disebut pernah melakukan percobaan bunuh diri berkali-kali, nenek Tumini (65) akhirnya meninggal dunia gantung diri dengan sehelai selendang biru. Kejadian pada pagi, Sabtu, (8/7/2017) begitu menghentak ketenangan warga Padukuhan Srikoyo, Desa Bleberan, Kecamatan Playen.

Saksi mata, Warjono (40) begitu kaget melihat pelaku tergantung di pohon jati di area ladang milik Arjo Loso warga setempat. Memang, warga yang tinggal di sekitar, berikut saudara pelaku pagi itu sedang mencari keberadaannya.

Diketahui, Tumini pergi ke luar rumah sejak pukul 05.00 WIB pagi. Upaya pencarian oleh tetangga dan saudara dilakukan, sebab pelaku dikenal mengalami depresi atau mengalami gangguan kejiwaan.

Petugas Kepolisian yang mengawal proses pemeriksaan tim medis atas musibah tersebut membenarkan bahwa pelaku sebelumnya berulang kali melakukan percobaan bunuh diri. “Berdasar keterangan keluarga, percobaan bunuh diri sudah tiga kali dilakukan,” ungkap Wakapolsek Playen, Iptu Teguh Dwi Susanto mewakili Kapolsek Playen, AKP. Wahyono Heru Susapto.

Jelas Iptu Teguh, begitu mendapat laporan anggotanya bergegas menuju tempat kejadian dengan mengajak serta tim medis dari Puskesmas Playen. Setelah dipastikan meninggalnya Tumini murni gantung diri jenazah lantas diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (JNE)

Komentar

Komentar