Telopath, Makanan Khas Baru dari Patuk

oleh -
Telopath dari Patuk. Foto: Atmaja.
iklan dispar
Telopath dari Patuk. Foto: Atmaja.
Telopath dari Patuk. Foto: Atmaja.

PATUK, (KH)— Setelah berhasil memberi label pada Sompil dan Nasi Merah Putih sebagai produk makanan asli Patuk. Kini muncul kembali satu brand makanan tradisional yang sudah ditetapkan oleh warga Patuk sebagai makanan khas daerah.

Telopath begitulah sebutan untuk makanan yang satu ini, mungkin masih ada yang penasaran makanan unik apalagi yang dikembangkan oleh masyarakat Patuk. Telopath adalah singkatan dari Telo Pathuk ,makanan ini diciptakan oleh Suraji, warga Ngoro-oro Patuk.

“Nama Telopath awalnya karena akibat dari booming-nya sosial media Path yang belum lama ini menggemparkan DIY, ujarnya, Selasa (2/12/14).

Telopath sendiri merupakan makanan yang berasal dari ketela goreng, namun oleh Suraji disulap menjadi sebuah hidangan layaknya sajian restoran. “Bahannya hanya ketela direbus, kemudian digoreng menggunakan margarin supaya aromanya lebih sedap,” ujarnya.

Untuk bumbu, Suraji masih merahasiakan karena harapannya makanan tersebut hanya terdapat di Kecamatan Patuk. “Ya nanti kalo saya kasih tau bumbunya kan tidak lagi menjadi makanan khas Patuk,” paparnya.

Sementara itu Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi  mengatakan, ini adalah kreativitas warga yang perlu diapresiasi. “Rasanya seperti ada keju, mungkin karena pengaruh margarin. Dan bumbunya benar-benar meresap sampai dalam tidak seperti ketela goreng umumnya,” ujar Haryo.

Ia menambahkan untuk segera memberikan brand tersebut, karena di Gunungkidul belum ada variasi masakan seperti Telopath ini. “Telopath menjadi makanan khas Patuk yang ketiga, setelah Sompil dan Nasi Merah Putih. Semoga semakin membantu dalam usaha yang dikembangkan,” pungkasnya. (Atmaja/Bara)

Komentar

Komentar