Target Kunjungan Kurang, Festival Sompil Tetap Meriah

oleh -
Badingah dan Haryo Ambar menikmati Sompil seusai membuka festival 1001 Sompil di Desa Salam, Patuk. KH/ Kandar.
iklan dispar
Badingah dan Haryo Ambar menikmati Sompil seusai membuka festival 1001 Sompil di Desa Salam, Patuk. KH/ Kandar.
Badingah dan Haryo Ambar menikmati Sompil seusai membuka festival 1001 Sompil di Desa Salam, Patuk. KH/ Kandar.

PATUK, (KH)— Festival 1001 Sompil bertempat di Padukuhan Ngasem Ayu, RT 13 RW 04, Desa Salam, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, berhasil digelar, Minggu, (24/4/2016). Bupati Gunungkidul, Hj Badingah S Sos, hadir serta membuka secara resmi acara ini.

Sompil, makanan tradisional mirip ketupat dengan kombinasi tambahan sayur santan serta menggunakan lauk tahu dan tempe bacem itu dikenalkan ke masyarakat luas. Ratusan pengunjung yang hadir, selain berasal dari kecamatan setempat, beberapa diantaranya datang dari luar Gunungkidul.

Badingah menyampaikan, munculnya beragam kuliner selaras dengan visi Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata terkemuka dan berbudaya. Di Wilayah Patuk, menurut dia, banyak hal muncul seiring kemajuan wisata, kerajinan terangkat, kuliner terangkat, dan masih banyak lagi.

“Wilayah Patuk terdapat banyak aspek pendukung kepariwisataan, selain destinasi wisata itu sendiri juga ada tradisi, produk kerajinan, serta souvenir. Misalnya selain ada Gunung Nglanggeran, Embung, juga ada Topeng Bobung, patung durian, Gogor park, Amarylis dan lainnya,” urai Badingah.

Maka, ia menghimbau, perlu menjadi perhatian bagi para pelaku wisata bagaimana menyambut dengan keramahtamahan yang baik kepada wisatawan. Hal lain yang tak kalah penting yakni fasilitas MCK, wisatawan baik domestik maupun manca sangat mempertimbangkan hal ini jika akan kembali berkunjung.

Camat Patuk, Haryo Ambar Suwardi menambahkan, ia mengaku akan membuat festival serupa menjadi agenda tahunan. Kedepan, akan terus digali dan mendorong kerjasama berbagai pihak antara pelaku wisata dengan institusi pendidikan (mahasiswa) dan instansi terkait guna kemajuan wisata di Patuk.

“Terimakasih kepada mahasiswa UGM dan UST yang telah mendukung dan membantu terlaksananya festival. Serta mendampingi dalam desain serta pemetaan taman bunga Amarylis di wilayah ini, semoga berdampak kepada masyarakat khususnya di Padukuhan Ngasum Ayu, Desa Salam dapat lebih sejahtera.

Ditemui terpisah, Ketua Pokdarwis Amarylis Mustofa Rahayu, Ngadija mengakui pengunjung festival tidak terpenuhi, dari target 1000-an pengunjung, diperkirakan hadir menikmati Sompil sekitar 700-an orang.

“Tetapi tetap meriah, mudah-mudahan Sompil menjadi kuliner pilihan baru di Gunungkidul melengkapi yang sudah ada saat ini,” harap dia. (Kandar)

Komentar

Komentar