BPBD Gelar Koordinasi Darurat untuk Tangani Longsor Gedangsari

oleh -
iklan dispar
koordinasi tanggap bencana
Koordinasi BPBD dengan perangka desa Foto : Atmaja

 

GEDANGSARI, (KH) — Adanya bencana tanah longsor di Kecamatan Gedangsari mendapat perhatian khusus dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul. Hal ini dilakukan menyusul adanya beberapa longsor susulan yang terjadi di Kecamatan Gedangsari. Kamis (12/02/2015).

BPBD Kabupaten Gunungkidul mengadakan koordinasi darurat dengan perangkat desa se-Kecamatan Gedangsari dan Pihak Kecamatan Gedangsari. Bantuan Logistik berupa alat evakuasi untuk korban bencana Longsor menjadi pembahasan utama.

Lima padukuhan di Desa Hargomulyo yang terkena bencana tanah longsor, antara lain Padukuhan Suruh, Mangli, Ngasinan, Pace A, dan Jatirejo. Untuk Padukuhan Suruh, BPBD sudah mengirimkan logistik berupa 3 paket makanan, 1 sak beras; Padukuhan Mangli 2 sak beras 5 paket makanan dan minuman; Padukuhan Ngasinan 3 Paket makanan; Padukuhan Pace A 2 paket makanan dan minuman.

Kepala BPBD Kabupaten Gunungkidul Budiharjo mengatakan, bantuan dini berupa logistik dan alat pembantu evakuasi sudah dikirimkan ke lokasi. “Saat ini bantuan logistik sudah dikirimkan, berupa paket makanan dan minuman dan beras untuk korban bencana,” ucapnya.

Sementara itu dalam pembahasan tersebut, Budiharjo berharap agar pihak kecamatan dan desa bisa bekerjasama dalam pengadaan lahan bagi korban longsor yang hendak pindah. “Tanah kas desa ada di tempat aman, diharapkan bisa digunakan untuk relokasi warga yang bertempat tinggal di daerah rawan bencana,” harapnya.

Sementara itu, Camat Gedangsari, M. Setyawan Indriyanto memaparkan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak desa untuk relokasi warga. “Akan kami upayakan untuk melakukan relokasi dengan menggunakan lahan yang ada, seperti tanah kas desa. Saat ini masih dalam tahap pembicaraan dengan pihak perangkat desa,” tandasnya. (Atmaja/Tty)

Komentar

Komentar