Swadaya Masyarakat Desa Bejiharjo Tinggi

oleh -
Proses penilaian Desa Bejiharjo oleh para juri. Foto : Juju.
iklan dispar
Proses penilaian Desa Bejiharjo oleh para juri. Foto : Juju.
Proses penilaian Desa Bejiharjo oleh para juri. Foto : Juju.

KARANGMOJO, (KH) — Desa Bejiharjo, Kecamatan, Karangmojo, mewakili Kabupaten Gunungkidul dalam penilaian lomba Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) berprestasi tingkat Propinsi. Penilaian lomba ini dilaksanakan, Senin (6/4/2015).

Ketua LPMD Desa Bejiharjo, Tumijo mengatakan, bahwa keberhasilan pembangunan di desanya tidak lepas dari peran serta masyarakat. Sejalan dengan itu, keberhasilan desa tidak lepas dari tingginya swadaya masyarakat dalam pembangunan fisik.

“Pemerintah desa bersama LPMD selalu melibatkan masyarakat untuk berperan aktif dalam melaksanakan pembangunan. Hal ini dibuktikan dengan jumlah swadaya masyarakat dari tahun ke tahun selalu meningkat,” katanya dalam sambutan di hadapan dewan penilai di Desa Bejiharjo.

Tumijo memaparkan, program kerja LPMD selalu mengikuti RPJMDES yang dituangkan dalam RKPD tahunan yang telah disahkan oleh kepala desa dan BPD, termasuk di dalamnya peran aktif LPMD untuk memilih priorotas pembangunan pada tiap tahun anggaran.

Dia mengatakan, swadaya masyarakat cukup tinggi, terlihat dari hasil swadaya masyarakat yang melebihi jumlah bantuan yang diberikan pemerintah. Dia mencontohkan pada Tahun 2014 bantuan pemerintah 499.468.000 dan swadaya masyarakat mencapai 1.069.283.600.

“Untuk contoh pembangunan fisik akan kita ambil pemberdayaan masyarakat di Padukuhan Sokoliman 1 dan Sokoliman 2, yakni pengaspalan jalan dan pengerasan dan rabat jalan,” ungkapnya.

Sementara, ketua tim penilai dari Kepala BPMPKB Propinsi, Kristiana Swasti mengatakan, lomba ini digelar untuk melihat langsung peran LPMD di masyarakat, mengingat LPMD merupakan lembaga yang sangat strategis untuk mengajak masyarakat dalam peran serta pembangunan.

“Ada beberapa kriteria penilaian di antaranya administasi, dan pembangunan fisik. Tetapi, kata kuncinya adalah sejauh mana pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan,” katanya di sela melakukan penilaian.

Selain itu, kriteria penilian lainya adalah pembinaan pengurus serta RPJM kegiatan pembangunan yang dilaksanankan baik fisik maupun non fisik. “Bagaimana peran pemerintah di atasnya, seperti kecamatan terhadap keberadaan LPMD, serta keberhasilan LPM menjaring pihak ketiga, juga menjadi salah satu penilaian,” paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Gunungkidul menjadi kabupaten ketiga yang mandapat penilaian setelah Bantul dan Kulonprogo. “Desa Bejiharjo ini cukup baik, selain swadaya masyarakat yang tinggi, ada sektor wisata pendukung yang mampu mengangkat potensi desa,” tandasnya. (Juju)

Komentar

Komentar